Selebriti Siap Kehilangan 'Mahkota' demi Penderita Kanker

Nadi Tirta Pradesha, CNN Indonesia | Selasa, 11/08/2015 17:40 WIB
Selebriti Siap Kehilangan 'Mahkota' demi Penderita Kanker Indra Bekti (Detikcom Fotografer/File/detikFoto/Kontributor Gus Mun)
Jakarta, CNN Indonesia -- Keindahan rambut di kepala sering dikatakan sebagai mahkota. Begitu berharganya, sampai-sampai ada kalanya orang begitu takut kehilangan sehelai rambut pun.

Namun tidak demikian halnya sejumlah selebriti yang, pada siang ini (11/8), berkumpul di sebuah restoran di kawasan Wijaya, Jakarta. Mereka justru rela kehilangan mahkotanya demi mendukung kampanye Botakin Selebriti.

Sebagai bentuk dukungan bagi kampanye tersebut, para selebriti akan mencukur rambut mereka sampai botak di acara Shave for Hope. Tujuan acara pengundulan kepala selebriti ini untuk menggalang dana bagi pasien kanker anak anak.


Mekanisme acara ini sederhana saja: untuk setiap kepala yang digunduli akan dihargai pihak sponsor sebesar minimal Rp100 ribu. Tentu saja, semakin banyak kepala yang gundul, semakin banyak dana terkumpul.

Hadir di acara jumpa pers, siang ini (11/8), antara lain Indra Bekti, Tora Sudiro, Sogi Indra Dhuaja, Adit "Insomnia," Ananda Omesh dan Eddi Brokoli. Acara Shave for Hope akan dilaksanakan pada 6 September di Mall Lippo Kemang Village, Jakarta.

Eddi Brokoli, salah satu pionir Shave for Hope 2013, berharap penggalangan dana ini akan menimbulkan kesadaran masyarakat luas, juga menebarkan empati terhadap penderita kanker, terutama anak-anak. 

Menurut Eddi, keikutsertaan sejumlah selebriti akan menjadi bentuk dukungan moral bagi para pasien kanker. Eddi juga menambahkan, bahwa para partisipan spontan bergabung, tanpa banyak pertimbangan.

"Tidak banyak yang mikir untuk mengiyakan, tapi harus ngecek dulu dengan pekerjaannya. Ada beberapa yang gue dan Sogi ajakin, tapi ada yang terikat kontrak iklan, sebenernya mereka mau," jelas Eddi.

Pembawa acara Indra Bekti adalah salah satu peserta yang langsung mengiyakan tawaran penggalangan dana ini. Indra merasa peduli karena dana tersebut akan membantu pasien yang masih belia.

"Kami mau support supaya mereka enggak merasa sendiri. Saya juga lihat Eddi waktu tahun 2013 cukur rambutnya yang ikonik buat amal. Ini bentuk kepedulian buat saya, ada kepuasan sendiri kalau mungkin bisa mengubah nasib orang lain."

"Kita bukan untuk gaya-gayaan atau aksi-aksian, tapi harapannya aksi ini bisa menginspirasi. Rambut ini mahkota terindah apalagi kami ini pria-pria pomade. Saya potong rambut nanti bisa mengajak orang donasi. Berani bayar berapa untuk bikin Indra Bekti botak?" ujar Indra terbahak.

Salah satu peserta, penyiar radio Sogi menyatakan, bahwa tahun ini tampaknya donasi yang didulang bakal lebih besar dari Shave for Hope sebelumnya.

Steny Agustaf, penggagas program dan perwakilan YPKAI serta Asian Medical Student Association, menyatakan bahwa target hasil cukur tahun ini adalah sebesar Rp2 milliar.

Steny juga mengungkap peserta cukur yang ditargetkan, yaitu seorang pesohor namun bukan dari kalangan industri hiburan.

"Selain teman seleb, kami juga undang Wagub dan udah audiensi untuk ajak Gubernur DKI. Rencananya mau undang Ahok untuk ikut sumbangkan rambutnya, kan dia orang berpengaruh di kalangan politik. Semoga direspon oleh beliau," tutup Steny.

(vga/vga)