9 Tahun Kelana Ebbie Vebri Adrian Demi Harta Karun Indonesia

Dok. Ebbie Vebri Adrian, CNN Indonesia | Selasa, 18/08/2015 10:30 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Sembilan tahun berkelana, Ebbie merangkum ribuan imaji hasil bidikannya dalam buku Indonesia, A World of Treasures.

Langkanya buku perjalanan keliling Indonesia yang dibuat sendiri oleh orang Indonesia, mendorong petualang dan pehobi fotografi Ebbie Vebri Adrian menjelajah Nusantara selama sembilan tahun. Hasilnya, sebuah buku yang merangkum harta karun temuannya: Indonesia, A World of Treasures.
Buku Indonesia, A World of Treasures menyajikan rangkaian 1.300 imaji yang memperlihatkan kekayaan alam dan budaya di seribu destinasi di 34 provinsi Indonesia. Saat berkunjung ke kantor CNN Indonesia, beberapa waktu lalu, dengan penuh semangat Ebbie mengisahkan suka duka perjalanannya.
Agaknya tak ada yang bisa menghentikan langkah Ebbie menjelajah via darat, laut, udara. Salah satunya, ia pernah memotret Puncak Jayawijaya, Papua, dari ketinggian. “Sampai kapan pun eksplorasi tak akan pernah selesai. Saya akan terus mencari dan mencari lagi destinasi lain. Selalu ada tempat dan sesuatu yang baru.
Kegemaran bertualang, membuat Ebbie gamang memastikan jenis profesinya. “Saya pun bingung, campur aduk antara jalan-jalan sembari bekerja atau bekerja sembari jalan-jalan,” katanya dengan nada canda. Sebelum bertamu ke kantor CNN Indonesia, beberapa waktu lalu, ia baru saja berkeliling Alor, Nusa Tenggara Timur.
Awal berkelana, pada  2005, Ebbie membekali diri dengan buku panduan perjalanan Lonely Planet. Setiap menjejakkan kaki di satu destinasi yang direkomendasikan oleh buku karya penulis asing tersebut, ia pun mengeksplor lebih jauh lagi, sebagaimana saat berada di Donggala, Sulawesi Tengah, ia menemukan
Alasan Ebbie mengeksplor suatu destinasi, tak lain untuk memenuhi keingintahuannya tentang Indonesia. Terbukti saban mengeksplorasi sendiri, ia mendapati banyak destinasi baru yang tidak terlalu populer namun sangat indah, salah satunya, Candi Gedong Songo, Jawa Tengah. Perhatikan taburan bintang yang memayungi candi.
Pengalaman Ebbie menjelajah Indonesia selama periode 2005-2014 mengerucutkan satu kesimpulan: Indonesia punya segalanya! “Gila, semua ada di Indonesia. Entah apa yang tak dimiliki Indonesia,” katanya, takjub. Benar saja, siapa juga yang tak takjub melihat foto Misool, Raja ampat, Papua Barat, hasil jepretan Ebbie ini?
Percayakah Indonesia memiliki bukit pelangi seperti di China? Menurut Ebbie, bukit penuh warna ini ada di Nusa Tenggara Timur. Pengalaman kali ini membuat ia semakin percaya, Indonesia memang memiliki segalanya! Langkah kakinya pun terus berayun, memijak destinasi-destinasi baru, seperti air terjun Tumpak Sewu, Jawa Timur ini.
Selagi berkeliling, Ebbie tak pernah lupa mencatat, di buku atau ponsel pintar.
Sejak awal, Ebbie memang bertekad menggarap satu buku utuh dan lengkap tentang 34 provinsi di Indonesia. “Negara tetangga saja punya buku yang lengkap tentang negaranya, masa Indonesia tidak punya?” Maka ia pun menggarap Indonesia, A World of Treasures, buku yang lengkap tentang Aceh sampai Papua.
Buku Indonesia, A World of Treasures memiliki angka istimewa: sembilan tahun petualangan, 1.300 foto alam dan budaya di seribu destinasi di 34 provinsi Indonesia, plus tebal 345 halaman dan bobot  3,5 kilogram. Angka ini tak kalah rumit dengan detail atap rumah di Kefamenano, Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur.
Petualangan Ebbie periode 2005-2014 bukan nonstop. Per tahun, ia berkelana 10-11 bulan. “Di perjalanan, saya menghadapi ujian terberat: kesepian. Saya pulang ke rumah untuk menebus kangen dan mencuci otak.” Lalu, jalan-jalan lagi, termasuk menyambangi Kelenteng Sam Poo Kong, Semarang, Jawa Tengah.
Berbekal peribahasa “di mana bumi dipijak, di situ langit dijungjung,” Ebbie tak takut berkelana ke mana pun. “Saya datang dengan maksud baik: mengekplorasi karena ingin tahu, bukan mengubah, apalagi merusak.” Ia menikmati cara hidup warga lokal, seperti di Sikerei, Taman Nasional Siberut, Sumatra Barat.