Tak hanya menyimakan penjelasan sang seniman, ia juga berdiskusi dan bahkan memotret dengan kamera ponsel pintarnya. Harus diakui, karya yang dibuat di medium pintu kayu utuh ini memang menarik. Tak heran bila langkah Anies tertahan di sini.
Langkah Anies pun tertahan cukup lama saat mengamati lukisan Careless Comedy (2015) karya Tatang Ramadhan Bouqie. Lukisan tiga panel ini memang mencolok mata. Selain berukuran besar 200 x 800 cm, tarikan garisnya juga rumit sekaligus penuh warna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan memotret lukisan Wajah-wajah Tokoh Kemerdekaan karya Rosid di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta (19/8). (CNNIndonesia/Vega Probo) |
Anies juga berharap, makin banyak kaum muda melihat “peristiwa bersejarah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia bukan sekadar refleksi ke belakang, tapi proyeksi ke depan.” Berbekal optimisme, kaum muda melangkah ke depan.
Seniman, dalam pandangan Anies, harus mampu menangkap spirit optimisme era Kemerdekaan ke dalam karyanya, sehingga siapa pun yang melihat karyanya kini juga merasakan gelora optimisme terhadap bangsanya, termasuk Pemerintah.
Menurut kurator Jim Supangkat, karya-karya yang dipajang di pameran kali ini memperlihatkan kembali periode perjuangan 1945-1949. Bagian dari peristiwa bersejarah Indonesia ini bukan semata isu lokal, melainkan isu global.
“Lewat pameran ini kita melihat sejarah sebagai domain publik bukan sekadar domain sejarawan,” kata Jim. “Publik bisa ikut mendiskusikan sejarah, karena sejarah memang persoalan publik, bukan cuma persoalan sejarawan.”
Kepala Galeri Nasional Indonesia Tubagus “Andre” Sukmana berharap, karya-karya para perupa berbagai generasi dan medium ekspresi ini mampu memberikan inspirasi, persepsi, perspektif mereka terhadap sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Anies Baswedan menyimak penuturan kurator Jim Supangkat (kiri) tentang lukisan Careless Comedy (2015) karya Tatang Ramadhan Bouqie (kanan). (CNNIndonesia/Vega Probo) |
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan memotret lukisan Wajah-wajah Tokoh Kemerdekaan karya Rosid di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta (19/8). (CNNIndonesia/Vega Probo)
Anies Baswedan menyimak penuturan kurator Jim Supangkat (kiri) tentang lukisan Careless Comedy (2015) karya Tatang Ramadhan Bouqie (kanan). (CNNIndonesia/Vega Probo)