Ketujuh buku serial Harry Potter dibuat lebih menarik, atau tepatnya interaktif, dengan 200 ilustrasi baru. Lebih dari setengah ilustrasi itu animatif. Misalnya, pembaca kini bisa menangkap atau membuka golden snitch dari Quidditch, pertandingan asyik ala penyihir.
Pembaca juga bisa melihat puluhan amplop beterbangan saat Harry menerima surat dirinya diterima di Hogwarts. Atau, pemandangan sekeliling Hogwarts Express selama perjalanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edisi tambahan itu tentu bukan untuk buku fisik. Edisi yang dirilis pada Kamis (8/10) eksklusif hanya bisa dinikmati oleh pengguna Apple. Siapa pun yang punya Mac, iPad, atau iPhone bisa mengunduhnya di iBook Store Apple.
Versi terbaru Harry Potter itu membuat Rowling, yang juga akan merilis buku baru di bawah nama samaran Robert Galbraith, makin bersemangat. "Saya senang melihat buku Harry Potter sangat indah terealisasi di iBooks untuk dunia digital," ujarnya ke CBS News.
Ia melanjutkan, "Seni dan animasi di edisi ini membawa cerita Harry Potter lebih nyata dan hidup dengan cara yang sangat menyenangkan."
Cara itu bukan hanya membuat para pembaca lebih terkait dengan cerita Harry Potter. Itu juga merupakan cara Rowling dan penerbitnya untuk kembali menjual cerita tentang sang penyihir dengan tanda halilintar di dahi itu.
Pertama dirilis, Harry Potter sudah menghebohkan. Ia pernah membuat Rowling jadi penulis terkaya. Bukan hanya buku, Harry Potter juga dibuatkan film. Kali ini ia menjadi ilustrasi bergerak dan warna-warni.
Masing-masing buku dijual seharga US$10 atau Rp133 ribu. Edisi Inggris kini telah tersedia di Amerika Serikat dan 31 negara lain yang menjadi pasarnya. Edisi Perancis, Jerman, serta Spanyol baru menyusul pada 9 November. (rsa/vga)