Tara Basro, antara Keterkejutan dan Kepuasan

Fadli Adzani, CNN Indonesia | Selasa, 24/11/2015 13:27 WIB
Tara Basro, antara Keterkejutan dan Kepuasan Tara Basro menggenggam Piala Citra pertamanya di perhelatan FFI 2015 di ICE, Serpong (23/11). (Detikcom Photo/Asep Syaifullah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kemenangan pertama di ajang sekaliber Festival Film Indonesia (FFI) 2015, diakui aktris Andi Mutara Pertiwi Basro alias Tara Basro membuat dirinya terkejut.

"Ini pertama kalinya saya masuk nominasi FFI, dan saya terkejut bisa menang. Padahal nominasi lainnya tidak kalah bagus," kata Tara kepada awak pers ketika baru saja turun panggung.

Tara memenangkan predikat Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI 2015. Acara penganugerahannya digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Serpong, tadi malam (23/11).


Tara berhasil meraih Piala Citra berkat perannya sebagai Sari dalam film garapan Joko Anwar, A Copy of My Mind, yang juga dibintangi aktor Chicco Jerikho, pemenang Aktor Terbaik FFI 2014.

Mantan Gadis Sampul ini mengalahkan rekan sesama aktris lain, seperti Adinia Wirasti (Kapan Kawin?), Chelsea Islan (Di Balik '98), Dewi Sandra (Air Mata Surga) serta Marsha Timothy (Nada Untuk Asa).

Dengan Piala Citra dalam genggaman, Tara mengaku akan memikul tanggung jawab yang lebih berat dan harus menampilkan akting-akting yang lebih baik dari sebelumnya.

"Ini adalah tanggung jawab yang lebih berat lagi untuk saya. Saya harus bermain lebih baik lagi," ujar wanita 25 tahun ini.

"Saya harus bisa memuaskan para penonton serta bisa memberikan tontonan yang menyenangkan dan lebih seru lagi."

Ia menyatakan sangat menikmati perannya di film A Copy of My Mind sebagai Sari, perempuan yang berprofesi sebagai pemijat wajah dan hobi menonton film.

"Film A Copy of My Mind adalah project yang sangat menyenangkan. Sekali lagi, saya tidak menyangka bahwa diri saya bisa masuk dalam nominasi," Tara menuturkan.

Tara merasa tidak keberatan berakting maksimal di film yang hanya memiliki dana minimal. Bahkan semula Joko sempat berencana merekam gambar dengan iPhone.

"Saya enggak kapok tuh main dalam film low budget, yang penting saya seneng saja," ucap Tara.

Film A Copy of My Mind juga mendapat nominasi Film Terbaik FFI 2015, bersaing melawan Guru Bangsa HOS Tjokroaminoto, Mencari Hilal, Siti dan Toba Dreams.

Namun sayang, Joko Anwar hanya dapat membawa pulang Piala Citra kategori Sutradara Terbaik saja, sedangkan Film Terbaik dimenangkan Siti yang diproduseri Ifa Isfansyah.

Lebih lanjut, Tara berjanji bahwa ke depannya akan bekerja lebih keras lagi.

"Saya akan menggali potensi saya lebih dalam lagi, tanggung jawab lebih berat juga. Ke depannya saya akan usaha lebih baik lagi dan lagi."

(vga/vga)