La Bella Principessa Ternyata Bukan Lukisan Da Vinci?

Rizky Sekar Afrisia | CNN Indonesia
Selasa, 01 Des 2015 07:01 WIB
Alih-alih berusia ratusan tahun, seorang pemalsu karya seni di Inggris mengaku melukisnya pada 1978, dengan bahan-bahan khusus. Leonardo Da Vinci banyak melukis masterpiece, salah satunya La Bella Principessa. (Getty Images/Thinkstock/Georgios Kollidas)
Jakarta, CNN Indonesia -- Selama ini, La Bella Principessa dikenal sebagai salah satu masterpiece Leonardo Da Vinci. Lukisan itu menampakkan seorang perempuan berambut panjang yang diikat klasik. Da Vinci melukisnya dari satu sisi.

Namun, mendadak ada fakta baru yang mengejutkan tentang lukisan bernilai 100 juta poundsterling atau Rp2 triliun itu. Seorang peniru lukisan terkenal di Inggris, Shaun Greenhalgh mengklaim itu sebagai lukisannya.

Tidak sekadar membual soal melukis, seperti dikutip dari Independent, Greenhalgh juga mengatakan model La Bella Principessa didapatnya dari seorang gadis supermarket.

Sebelum ada pengakuan dari Greenhalgh, La Bella Principessa disebut-sebut para ahli sebagai lukisan Da Vinci. Gadis yang dilukis dari sisi kiri itu, dipercaya sebagai istri yang mendukung hidupnya pada tahun 1490-an.

Namun Greenhalgh, yang pernah dipenjara pada 2006 arena mengaku sebagai pendukung kesuksesan banyak pemalsu lukisan menjadi pemimpin di dunia seni, mengatakan sebaliknya. Ia mengaku melukis masterpiece yang berusia 500 tahun itu pada 1978.

Greenhalgh mengatakan, ia melukisnya menggunakan perkamen kuno milik pemerintah atau anggota dewan, serta kayu dari bangku sekolah bergaya Victorian klasik di Inggris.

Bukan hanya itu, menurut The Sunday Times, Greenhalgh juga menggunakan tanah liat yang digalinya sendiri, untuk melukis La Bella Principessa. Bahan-bahan itu membuat lukisan berusia cukup tua dan "tepat," baginya.

Soal modelnya, Greenhalgh menyebut nama Sally. Gadis itu merupakan rekan kerjanya di sebuah cabang supermarket tempatnya bekerja di kota asalnya, Bolton. Itu semua diungkap dalam memoar yang terbit baru-baru ini.

"Meskipun rendah hati, dia juga sosok bossy kecil yang merasa dirinya sangat penting," tulis Greenhalgh tentang sang model, Sally.

Para ahli tentu meragukan pernyataan pelukis otodidak yang sering memalsukan barang-barang antik Mesir kuno itu. Sebuah laboratorium seni di Perancis pekan ini merilis bukti bahwa La Bella Principessa berusia setidaknya 250 tahun. Artinya, tak dilukis pada 1978. (rsa/vga)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER