'Tanpa Tyo Pakusadewo, Tak Akan Ada Surat dari Praha'

Fadli Adzani, CNN Indonesia | Selasa, 26/01/2016 09:53 WIB
Angga Dwimas Sasongko merekrut Tyo Pakusadewo sebagai pemeran film Surat dari Praha tanpa casting. Instingnya tak meleset. Tyo Pakusadewo (CNN Indonesia Fotografer/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Steven Spielberg pernah bersumbar tak akan menggarap, apalagi merilis, film Lincoln (2012) jika tanpa andil Daniel Day-Lewis. Dengan kata lain, nyawa film itu ada pada sang aktor sebagai pemeran utama.

Kali ini, sutradara muda Indonesia, Angga Dwimas Sasongko, pun mengikuti jejak sang dedengkot perfilman Hollywood. Filmnya, Surat dari Praha, tak akan dibuat jika aktor Tyo Pakusadewo tidak mau terlibat.

"Saya menegaskan bahwa film ini [Surat dari Praha] tidak akan ada kalau Tyo Pakusadewo tak mau main dalam film ini," ujarnya kepada awak pers di kawasan Rasuna Said, Jakarta Pusat, pada Senin (25/1).


"Sama seperti Spielberg, yang mengaku tidak akan menggarap film Lincoln tanpa kehadiran Daniel Day-Lewis," ia menambahkan.

Usaha Angga membujuk Tyo untuk meng-iya-kan tawarannya bermain di film Surat dari Praha tak main-main. Sutradara berusia 31 tahun itu rela jauh-jauh terbang ke Singapura untuk menyinggahi kediaman Tyo.

Angga sengaja tidak melakukan proses casting untuk memilih para pemain film Surat dari Praha. Ia punya cara tersendiri: mengunjungi para pemain dan menunjuk mereka satu per satu secara kekeluargaan.

"Saya mengunjungi kediamanan Tyo di Singapura, saya langsung menawarinya dan tentu saja menunjuknya sebagai pemain," kata Angga menggunakan segala instingnya.

Ketika ditanya soal karakter Jaya di film berdurasi kurang lebih satu setengah jam itu, Tyo menyatakan sangat tertantang saat memerankannya, karena sama sekali tidak memiliki bayangan.

Jaya adalah seorang mahasiswa yang terkena imbas pergantian rezim Orde Lama ke Orde Baru pada 1965 silam. Ia meninggalkan Tanah Air untuk bersekolah di Praha dan menetap puluhan tahun.

"Ketika Angga datang dan menawarkan peran dalam film Surat dari Praha sebagai Jaya, saya tidak terbayang peran Jaya itu seperti apa. Saya tidak punya teman yang mengetahui sejarah seperti Jaya," tutur Tyo.

Sama seperti Tyo, Angga juga memilih pemeran film lain, Julie Estelle, tanpa proses casting. Sebab Angga sudah pernah bekerja sama dengan sang aktris cantik saat menggarap film Filosofi Kopi.

"Jadi enggak pakai casting. Saya ngajak Julie, Rio, dan Chicho itu pas kami lagi proses syuting Filosofi Kopi," katanya menambahkan.

Angga beralasan, sudah percaya dengan kelihaian para aktor dan aktris yang ia pilih untuk bermain dalam film Surat dari Praha. Maka dari itu, ia tidak perlu lagi melakukan proses casting.

Instingnya terbukti tak meleset. Akting Tyo sebagai Jaya sangat memukau, begitu pun Julie sebagai Laras. Apalagi Julie juga tak sekadar memainkan adegan drama, melainkan juga menyanyi dan memainkan piano.

Surat dari Praha tayang di bioskop pada 28 Januari 2016.

(fad/vga)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK