Lagu tersebut terangkum dalam album musik bertajuk Future Present Past yang baru saja dirilis pada akhir Mei lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya kami ingin membuat video musik Oblivius, namun karena lirik lagunya terlalu politis, kami mengurungkan niat tersebut," kata Casablanca, saat diwawancara oleh salah satu stasiun radio di Inggris.
Salah satu liriknya yang menggelitik ialah "Ah baby, why's it so hard to read the sentence in my eyes?"
Album Future Present Past berisi empat lagu, yaitu Threat of Joy, Oblivius, Drag Queen dan remix lagu Oblivius yang digubah oleh sang penabuh drum, Fabrizio Moretti.
Lagu Threat of Joy bisa dibilang sebagai titik balik The Strokes pulang ke mahzab garage rock lagi, karena lirik lagu dan aransemennya mengingatkan para penggemar pada lagu Hard to Explain yang terdapat di album perdana mereka, Is This It.
[Gambas:Youtube] (ard/vga)