[Gambas:Video CNN]
Tapi memilih bermusik di jalur indie ternyata bukan pilihan ERK sejak awal. Cholil Mahmud, sang vokalis, mengungkap bahwa band-nya juga pernah mengalami ditolak label mainstream.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi upaya itu selalu berujung penolakan.
Cholil menyebut, beberapa label yang pernah dikiriminya demo termasuk Sony Music Indonesia, Warner Music Indonesia, Arka Music Indonesia (sebelumnya EMI Music Indonesia), Musica Studios, Aquarius Musikindo, dan masih banyak lagi. Tapi nasib baik belum bicara.
“Entah karena musiknya enggak cocok, enggak enak, cover album jelek, enggak lolos screening satpam, atau macam-macam faktor lainnya, akhirnya enggak ada respons,” katanya.
ERK akhirnya berkarier di bidang indie, dan besar. Ia masyhur di kalangan pencinta musik Indonesia berkat lagu-lagunya yang dianggap dekat memotret keadaan sosial masyarakat di sekitar mereka pada semua tingkatan. Karya-karya yang terkenal termasuk Jatuh Cinta Itu Biasa Saja, Cinta Melulu, Di Udara, Desember, Pasar Bisa Diciptakan, dan sebagainya.
Sejauh ini, sejak dibentuk pada 2001 band yang sekarang terdiri dari Cholil, Adrian Yunan Faisal, Airil "Poppie" Nur Abadiansyah, dan Akbar Bagus Sudibyo ini telah menelurkan tiga album, yakni Efek Rumah Kaca (2007), Kamar Gelap (2008), dan Sinestesia (2015). Mereka juga tengah menyiapkan album baru, meski belum diketahui kapan itu akan dirilis.
Selain mulanya tidak berniat mencoba jalur indie, band yang terinspirasi The Smashing Pumpkins, R.E.M. dan The Smiths itu juga dulunya bukan bernama ERK. Awal terbentuk berlima, ERK bernama Hush. Pernah juga berganti nama menjadi Superego. Baru pada 2007, tahun yang sama saat menelurkan album pertama, band itu memutuskan bernama pasti ERK.
Album pertama mereka terjual lebih dari 5.000 kopi. Sejak itu, musik yang kadang gamblang, kadang menyindir tapi dengan irama swing, jazz, dan rock itu jadi disukai banyak orang.
Saksikan penampilan ERK di Music at Newsroom, streaming dari CNNIndonesia.com pada Rabu (16/11) mendatang, pukul 14.00-15.00 WIB. (rsa)