Paisley Park Siapkan Acara Mengenang Setahun Kematian Prince

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Rabu, 30/11/2016 16:08 WIB
Paisley Park Siapkan Acara Mengenang Setahun Kematian Prince Setahun kematian Prince akan dikenang di Paisley Park. (REUTERS/Danny Moloshok)
Jakarta, CNN Indonesia -- Satu bulan setelah dibuka untuk umum sebagai museum, Paisley Park kediaman mendiang penyanyi legendaris Prince di Minnesota langsung merencanakan acara spesial.

Seperti dilaporkan NME, pengelola Paisley Park merencanakan adanya perayaan atas kontribusi Prince selama hidupnya selama tiga hari berturut-turut, pada tahun depan.

The Hollywood Reporter menambahkan, perayaan itu dilakukan tepat pada satu tahun sepeninggal wafatnya Prince. Perayaan bertajuk 'Celebration 2017' itu akan diselenggarakan pada 20 sampai 23 April mendatang dengan menghadirkan sejumlah musisi legendaris.


The Revolution, Morris Day and The Time, dan para anggota New Power Generation beserta 3RDEYEGIRL sudah menyatakan siap tampil menyukseskan acara mengenang Prince itu.

Untuk menghadiri acara tersebut, para pengunjung akan dikenakan biaya masuk US$499 atau sekitar Rp6,7 juta. Penyelenggara ‘Celebration 2017’ menjanjikan acara berlangsung "setiap harinya selama lima jam dan menyuguhkan konser eksklusif, diskusi panel, tur dan lainnya.”

Prince, pelantun When Doves Cry itu, meninggal dalam usia ke-57 karena overdosis, pada April lalu. Semasa hidupnya ia telah memberi wasiat agar rumah dan studio rekaman miliknya dibuka untuk umum setelah kematiannya. Hingga akhirnya, Oktober lalu, setelah mengatur perizinan dari pemerintah dan pewaris, kediamannya resmi dibuka untuk publik.

Pembukaan tempat itu sendiri memungkinkan para penggemar mengakses seluruh daerah di dalamnya, untuk mengenal lebih dalam sosok Prince. Akses itu termasuk ruangan 'Purple Rain' di mana Prince menyimpan naskah, piano, kostum, dan sepeda yang digunakannya dalam film. Piala Oscar yang pernah dibawanya pulang pun dipajang di ruangan istimewa itu.

Pada hari-hari biasa, setiap pengunjung akan dikenakan harga tiket masuk sebesar US$38,5 atau sekitar Rp500 ribu untuk tur standar, dan US$100 atau Rp1,3 juta untuk VIP.

Dengan dibukanya museum itu, pihak pengelola mengeluarkan aturan agar para pengunjung tidak meninggalkan hadiah atau tanda mata untuk mendiang Prince. Aturan itu diterapkan agar tidak menghalangi pengunjung lain saat berjalan dan menikmati koleksi museum. (rsa/rsa)