Elbaz dalam akun media sosialnya juga mengakui dia pun mengadopsi lagu serupa dari penyanyi asal Aljazair, Chab Challed.
"Hai semua, saya ingin berbagi kepada kalian soal sesuatu yang penting tentang lagu yang saya rilis lima tahun lalu pada 2013," tulis Elbaz.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Instagram]
Elbaz sebelumnya mengakui lagu cover yang ia nyanyikan kemudian menjadi terkenal di kalangan masyarakat Yahudi di dunia selain karena mengandung pujian kepada Tuhan, lagu itu memiliki tempo up-beat dan mudah diingat.
[Gambas:Youtube]
Lagu tersebut adalah versi asli Hashem Melech sebelum ia nyanyikan kembali dengan rapper Nissim pada 2016.
[Gambas:Youtube]
Elbaz seolah membantah tudingan tim Anies-Sandi yang menyebut bahwa lagu Kobarkan Semangat Indonesia muncul lebih dahulu dibandingkan Hashem Melech.
"Tidak mungkin lagu Kobarkan Semangat Indonesia menjiplak lagu band Israel, karena lagu Kobarkan Semangat Indonesia diterbitkan lebih dulu yaitu pada April 2014 sedangkan lagu band Israel baru diterbitkan Januari 2016," kata Tim Anies-Sandi di laman resminya.
Lagu Kobarkan Semangat yang digunakan tim Anies-Sandi untuk kampanye memiliki kemiripan dengan lagu Hashem Melech milik Elbaz.
Kobarkan Semangat sendiri sebenarnya mengadopsi lagu Kobarkan Semangat Indonesia milik Partai Keadilan Sejahtera yang dirilis pada 2014.
Pihak PKS melalui Wakil Ketua Syuro Hidayat Nur Wahid membantah informasi penjiplakan itu dan mengatakan hal tersebut sebagai fitnah.
"Saya enggak tahu juga saya. Artinya kita nggak mau pusing hal yang keci-kecil," kata Anies. "Ya menarik saja, semakin hari semakin (aneh). Memang nggak ada pekerjaan lain gitu?," imbuhnya.