Puluhan Seniman Bakal Bercerita soal Ruang di Art Sampoerna

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Rabu, 10/05/2017 20:26 WIB
Sebanyak 49 seniman lokal akan memamerkan karya seninya yang bercerita soal ruang di Art Sampoerna yang digelar pada 19 hingga 21 Mei 2017 di Galeri Nasional. Sebanyak 49 seniman lokal akan memamerkan karya seninya yang bercerita soal ruang di Art Sampoerna. (Foto: CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gelaran pameran seni bertajuk Art Sampoerna akan digelar pada 19 hingga 21 Mei mendatang di Gedung Sampoerna Strategic Square, Jakarta. Acara yang akan menghadirkan puluhan seniman ini mengusung tema Flow Into Now dan dikuratori Rizki A. Zaelani, salah satu kurator di Galeri Nasional, Jakarta.

"Flow Into Now, bercerita tentang ruang yang terinspirasi dari ide arsitektur, namun juga dalam kaitannya terhadap persoalan 'ruang,'" kata Rizki, saat ditemui di Melati Room, Gedung Sampoerna Strategic Square, Jakarta, Rabu (10/5).

Ia menambahkan, "Kami coba menghadirkan pengalaman yang dapat dirasakan dengan berhadapan dengan karya seni secara langsung."



Dalam pameran yang pertama kali diselenggarakan ini, akan diisi dengan karya-karya dari seniman seni kontemporer kenamaan di Indonesia seperti Arkiv Vilmansa, Dolorosa Sinaga, lda Bagus Putu Purwa, Made Wiguna Valasara, Putu Sutawijaya, Auguste Soesastro, Ronny Rahadian, Nus Salomo, Ykha Amelz, Yogie A Ginanjar, dan lainnya.

"Ada sekitar 49 seniman secara keseluruhan, masing-masing ada yang membawa satu hingga dua karya, kurang lebih ada 60 karya yang akan dipamerkan," kata Rizki.

Ia menjelaskan, pada pameran nanti akan ada ragam karya seni mulai dari lukisan, foto, video, instalasi, hingga patung. Selama berlangsung, Art Sampoerna juga akan menampilkan karya seni yang mengubah pameran menjadi lingkup ruang yang akan memberi pengalaman individual bagi tiap-tiap penikmat.

"Jadi karyanya ada yang diletakkan antara TV dan sofa, sehingga diberi alur. Kami membuat pameran yang bisa pengunjung alami [rasakan]," katanya.


Krisgatha Achmad, salah seorang seniman yang akan ikut serta menjabarkan karya seni yang hendak dipamerkannya nanti. Menurutnya, itu akan berkaitan dengan cahaya.

"Selama tiga sampai lima tahun terakhir saya tertarik dengan cahaya, dan saya akan coba olah medium itu. Saya coba mainkan intensitas cahaya," katanya.

Sementara, fotografer Christina Phan mengaku akan menyuguhkan karya foto dari perjalanannya saat menyeberangi pulau Sado-shi Jepang.

"Ketika kembali dari pulau Sado-shi ke Tokyo naik kapal, saya lihat burung camar. Saya selalu tertarik dengan hubungan manusia alam dan binatang, sehingga pas lihat itu saya coba ambil dari bagian atas kapal, dari sudut mata burung. Biasanya kita lihat burung ke atas, tapi ini saya ambil kita lihatnya ke bawah," tutur wanita yang disapa Yaya ini.


Selain jadi sarana promosi seni kontemporer yang ditujukan pada masyarakat, Art Sampoerna juga digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap perkembangan seni kontemporer dan seniman-seniman yang terus berkomitmen di dalam memajukan aliran seni ini di Indonesia.

"[Art Sampoerna juga merupakan bentuk] dukungan kepada para seniman agar karyanya dapat dinikmati masyarakat luas dan menginspirasi generasi muda," kata Ann Delny, perwakilan pihak penyelenggara dari Mobiliari Group.

Windi Salomo, selaku direktur pameran, berharap acara berjalan lancar, sehingga masyarakat penikmat seni dari berbagai elemen dapat hadir sebagai bentuk apresiasi baik terhadap seniman dan karya seni kontemporer Indonesia.
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK