Keluarga Akan Lanjutkan Mimpi Rumah Singgah Jupe

Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia | Minggu, 11/06/2017 11:47 WIB
Keluarga Akan Lanjutkan Mimpi Rumah Singgah Jupe Selepas kepergian Jupe, pihak keluarga memastikan melanjutkan mimpi mendiang untuk mengembangkan rumah singgah bagi penyintas kanker. (Detikcom/Grandyos Zafna)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepergian Julia Perez pada Sabtu (10/6) setelah berjuang melawan kanker serviks menyisakan banyak mimpi yang belum terwujud, salah satunya rumah singgah bagi penyintas kanker. Pihak keluarga memastikan akan melanjutkan mimpi Jupe itu.

“Jupe waktu sakit saja masih mikirin orang banyak. Keinginannya selalu ditanyakan terus, masalah rumah singggah,” kata ayah tiri Jupe, Sakib Mahri, saat ditemui di rumah duka, Cibubur, Jakarta, Minggu (11/6),

“Iya, insyaallah bakal dilanjutkan, pasti insyaallah kami jalani. Rumah singgah itu akan menampung orang yang sakit kanker secara cuma-cuma di Cilangkap, Jakarta Timur,” lanjutnya.



Rumah singgah bagi penyintas kanker adalah salah satu mimpi Jupe semasa ia berjuang melawan kanker serviks, termasuk saat terbaring di RSCM sampai meninggal dunia.

Sebelumnya, sahabat Jupe, pelawak Eko Patrio juga menyebut rumah singgah menjadi keinginan Jupe paling kuat.

"Ia sempat titip rumah singgahnya agar lebih besar lagi, terus dia mau sekolah lagi, ada banyak mimpinya," ujar Eko pada CNNIndonesia.com, pada Sabtu (10/6).


Mengenang Jupe, Eko mengatakan sosoknya adalah orang yang sangat peduli dengan sesama. "Tindakan nyata, dia botakin kepalanya karena peduli kanker, Terus lintas gaul pekerja seni politikus support Jupe."

Jupe meninggal setelah empat bulan dirawat secara intensif di RSCM. Ia meninggal pada Sabtu (10/6) pukul 11.12 WIB dan dimakamkan di Pondok Ranggon di hari yang sama.

[Gambas:Video CNN]

'Masih Terasa Ada'


Pasca kepergian Jupe, keluarga bakal menggelar doa bersama atau tahlilan di rumah duka. Sebelumnya, tahlilan langsung digelar di malam pertama kepergian Jupe.

"Semalam tahlil pertama, yang keduanya dibikin tiga hari saja, hari ini enggak ada," kata Sakib.


Sakib menjelaskan hari ini keluarga masih melepas penat pasca pemakaman Jupe yang berakhir hingga malam hari dan dilanjutkan pengajian usai salat tarawih di bulan Ramadan.

Pengajian memperingati tiga hari kematian artis yang bernama asli Yuli Rahmawati itu bakal dilangsungkan pada Senin (12/6) malam.

Setelah itu, keluarga kembali akan mengadakan tahlilan memperingati tujuh hari kematian Jupe dan disambung dengan peringatan 40 hari.

"Ah persiapannya biasa-biasa saja, enggak terlalu, paling kue aja," ujar Sakib.

Sakib menyebut saat ini keluarga tabah menerima kematian Jupe. Hanya saja, mereka merindukan sosok Jupe.

"Percaya enggak percaya gitu, berasanya masih ada. Kondisi keluarga tabah dan sabar. Cuma masih kangen sama Julia, dia selalu bikin kangen," tutur Sakib.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, kediaman almarhum Jupe masih terlihat sepi. Beberapa kerabat terlihat keluar masuk rumah. Ucapan belasungkawa untuk Jupe juga terus berdatangan menghiasi jalan di depan rumah Jupe.

Kondisi lingkungan kediaman Jupe yang saat ini sepi dan masih dikunjungi kerabat untuk berbela sungkawa.Kondisi lingkungan kediaman Jupe saat ini sepi dan masih dikunjungi kerabat untuk berbela sungkawa. Terlihat jejeran karangan bunga masih ada di depan rumah duka. (CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman)