Melihat Jejak Axel Matthew Thomas di Sinetron Indonesia

Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia | Senin, 17/07/2017 12:44 WIB
Melihat Jejak Axel Matthew Thomas di Sinetron Indonesia Axel Matthew Thomas meniti karier di dunia hiburan seperti orang tuanya sejak 2012. (CNN Indonesia/Martahan Sohuturon)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jeremy Thomas baru saja mengadukan tindakan yang diduga dilakukan oknum Satuan Narkoba Polres Bandara Soekarno Hatta terhadap anaknya, Axel Matthew Thomas ke Bareskrim Polri.

Matthew merupakan anak pertama dari pasangan selebriti Jeremy Thomas dan Ina Indayanti. Mengikuti jejak orang tua, Matthew juga terjun ke dunia hiburan sejak 2012 lalu.

Pria yang bakal berusia 20 tahun pada 29 Juli mendatang itu mengawali kariernya dengan bermain dalam sinetron remaja besutan Sinemart, Yang Masih di Bawah Umur. Dalam sinetron yang tayang di RCTI itu, Matthew bermain sebagai pemeran pendukung bernama Agasi.



Pada 2013, Matthew mendapatkan lakon sebagai pemeran utama dalam Tendangan dari Langit the Series sebagai Axel. Film itu masih digarap oleh rumah produksi Sinemart. Setelah itu, di 2014 Matthew juga mendapat peran di sinetron Semua Sayang Eneng, juga sebagai Axel.

Di tahun yang sama, Matthew memperlebar sayapnya dengan bermain dalam layar lebar walau hanya sebagai cameo. Matthew bergabung dalam film milik Raditya Dika, Marmut Merah Jambu.

Setelah itu, Matthew tak lagi terlihat di layar kaca lantaran melanjutkan pendidikan di luar negeri. Namun Matthew masih sering menerima tawaran bermain sinetron. Hanya saja, ia melakukan pengambilan gambar saat sedang berlibur di Indonesia.


Misalnya, saat bermain di sinetron Love is Music sebagai Marko dan Magic Cinta sebagai Oliver di SCTV. Meski mulai jarang terlihat di televisi, Matthew kerap membagikan kegiatannya lewat media sosial. Ia rutin mengunggah foto kesehariannya di London.

Dari media sosial Instagram, diketahui pula bahwa Matthew sering berlibur keliling Eropa.

[Gambas:Instagram]

Beberapa kali ia juga mengunggah foto bersenang-senang dan berpesta bersama teman-temannya. Matthew juga sesekali terlihat merokok. Namun, ia tak terlihat seperti pemuda liar. Pengikut dan penggemar Matthew di Instagram langsung memberi dukungan mendengar musibah yang menimpa pemuda yang sering mengunggah foto bersama motor gedhe itu.

Kini, Matthew sedang berada di Indonesia. Dia baru saja kembali dari berlibur di Bali bersama adiknya Valerie Thomas. Namun, Minggu (16/7) malam, Matthew ditangkap polisi lantaran disebut-sebut membeli narkotika jenis Happy Five, dengan harga Rp1,5 juta.

Matthew pun tak terima dan melakukan perlawanan. Ujung-ujungnya, ia dikeroyok oleh oknum polisi yang disebut-sebut berbusana preman itu. Tak terima terhadap perlakuan polisi, Jeremy lantas balik melaporkan pengeroyokan oleh oknum itu ke Bareskrim Polri.

[Gambas:Instagram]

Jeremy menegaskan, Matthew tidak tertangkap mengkonsumsi narkoba ataupun memiliki obat terlarang. Matthew sendiri saat ini masih mengalami luka memar pada bagian wajah, tangan, kaki dan pungung dan telah dilakukan visum atas luka-lukanya di RSCM, Jakarta. (rsa)