Istana Konservasi Lukisan Karya Basoeki Abdullah

Antara, CNN Indonesia | Minggu, 06/08/2017 20:45 WIB
Istana Konservasi Lukisan Karya Basoeki Abdullah Istana Kepresidenan melakukan konservasi terhadap lukisan karya Basoeki Abdullah berjudul
Jakarta, CNN Indonesia -- Istana Kepresidenan melakukan konservasi terhadap lukisan karya Basoeki Abdullah berjudul "Pantai Flores" sebagai salah satu dari koleksi Bung Karno pada 1942 yang dipajang di ruang Cenderamata, Istana Negara, Jakarta.

Lukisan bernilai lebih dari Rp1,5 miliar ini, menurut Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, mengalami kerusakan hingga 70 persen.

"Karya ini mengingatkan kita bahwa Indonesia Timur merupakan wilayah Indonesia dengan keindahan alamnya, sejauh mata memandang lukisan tersebut mampu membangkitkan kecintaan kita pada Republik Indonesia, rasa cinta Tanah Air," tutur Bey dalam keterangan pers pada Minggu (6/8).
Karya ini juga termasuk salah satu yang dipamerkan dalam pameran lukisan Senandung Ibu Pertiwi dari koleksi Istana Kepresidenan Jakarta.


Bey mengatakan lukisan yang berusia setengah abad lebih itu kondisinya kotor karena debu, dengan vernis yang sudah menguning, cat yang sudah rapuh dan kering, bahkan sebagian terkelupas sehingga perlu perawatan serius.

"Pekerjaan konservasi dengan tingkat kerusakan hampir 70 persen ini memerlukan waktu sekitar dua minggu, sehingga kondisi kembali seperti semula," tuturnya.

Proses konservasi dilakukan meliputi light cleaning (pembersihan ringan dengan kuas dan vakum), chemical cleaning (pembersihan dengan bahan pelarut yang aman), framing/reframing (bongkar/ pasang spanram), restretching (mengencangkan kanvas yang kendor), dan inpainting (tusir warna).
Selanjutnya dilakukan repainting (melukis ulang dengan mempertimbangkan bentuk-tekstur-warna), retouching (memantaskan tampilan), varnishing (varnis), stripping (mengangkat overpaint/ cat yang tidak sesaui), sampai dengan consolidation (penguatan cat rapuh).

Bey menambahkan, konservasi dalam karya seni lukis merupakan upaya untuk melestarikan dan merawat suatu karya agar dapat bertahan lama dan dapat dinikmati di masa yang akan datang.

Selain merawat atau menjaga karya sebelum terjadi kerusakan (konservasi preventif), tindakan konservasi juga dilakukan terhadap koleksi yang rusak karena faktor usia dan iklim (konservasi kuratif-restoratif).