Bocah 9 Tahun Melamar Jadi 'Guardians of the Galaxy'

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Senin, 07/08/2017 12:33 WIB
Bocah 9 Tahun Melamar Jadi 'Guardians of the Galaxy' Guardians of the Galaxy menginspirasi bocah sembilan tahun untuk melamar NASA. (Ilustrasi/Courtesy marvel.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- Guardians of the Galaxy yang baru saja punya sekuel, menginspirasi seorang bocah yang menontonnya. Seperti diberitakan NME, seorang bocah berusia sembilan tahun melamar untuk menjadi penjaga galaksi.

Pekerjaan yang dilamarnya tidak fiktif. NASA memang baru saja mengunggah lowongan pekerjaan sebagai Planetary Protection Officer, alias penjaga planet atau galaksi.

Tugasnya, antara lain mengeksplorasi luar angkasa dan kontaminasi biologis pada manusia.



Itu ternyata menarik perhatian seorang bocah bernama Jack Davis. Ia mengirim durat dengan tulisan tangannya sendiri kepada NASA, dengan penuh keyakinan dan percaya diri.

“Saya mungkin masih berusia sembilan tahun, tapi saya pikir saya akan sangat cocok untuk pekerjaan ini,” tulisnya. Salah satu yang membuatnya yakin adalah sang kakak.

“Salah satu alasannya adalah, kakak saya bilang saya alien. Ditambah lagi, saya sudah melihat hampir semua film luar angkasa dan alien yang saya bisa tonton,” imbuhnya.



Film favoritnya termasuk Agents of SHIELD dari Marvel. Ia sedang berharap menyaksikan Men In Black. Ia juga mengatakan, “Saya bagus di permainan video.”

“Saya masih muda, jadi saya bisa belajar untuk berpikir seperti alien,” ia menegaskan.

Di bawah surat itu ia menulis nama dan statusnya: ‘penjaga galaksi, kelas empat.’


Surat itu pun mendapat perhatian khusus dari NASA. Direktur Peneliti Planet NASA, Jonathan Rall menelepon Davis langsung dan berterima kasih padanya atas ketertarikannya pada pekerjaan itu. Direktur Planet Sains Jim Green juga mengiriminya surat khusus.

“Saya dengar kau seorang penjaga galaksi,” katanya dalam surat itu.

“Posisi Planetary Protection Office sangat keren dan penting. Itu tentang melindungi Bumi dari mikroba kecil ketika kami membawa sampel dari Bulan, asteroid dan Mars,” tuturnya.

Surat itu melanjutkan, “Itu juga tentang melindungi planet kita dan bulan dari kuman karena kita bertanggung jawab mengeksplor Solar Sistem.”


Meski Davis gagal sekarang, belum tentu dia tidak bisa diterima di NASA di kemudian hari.

“Kami selalu mencari masa ilmuwan dan insinyur cemerlang di masa depan untuk membantu kami, jadi saya harap kau akan belajar keras dan berhasil di sekolah. Kami berharap bertemu denganmu di NASA suatu hari nanti,” tutup Green dengan bijaksana.