Reaksi Lihat 'Pengabdi Setan', Merem Hingga Menyisir Rambut

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Senin, 25/09/2017 18:10 WIB
Reaksi Lihat 'Pengabdi Setan', Merem Hingga Menyisir Rambut Dalam video yang dibuat saat 'screening', banyak penonton ketakutan melihat 'Pengabdi Setan'. Mereka merem hingga menyisir rambut saking ketakutan. (Dok. Rapi Films)
Jakarta, CNN Indonesia -- Film horor Pengabdi Setan semakin mendekati tanggal perilisan pada 28 September mendatang. Namun, beberapa video di media sosial sudah menunjukkan beragam reaksi saat penonton melihat karya Joko Anwar ini, mulai dari tutup mata hingga menyisir rambut.

Video tersebut diambil dari sesi screening pada 20 September lalu di Jakarta, dan dalam kegiatan tonton bareng di beberapa kota yang diselenggarakan oleh sang rumah produksi, Rapi Film.

Dalam video yang diunggah di YouTube, tampak sejumlah reaksi penonton milenial ketika melihat garapan ulang film horror 1980 itu. Beberapa penonton banyak yang terkejut ketika adegan kaget dimunculkan mendadak oleh Joko.



Bukan cuma terkejut, sebagian penonton lainnya menutup mata bahkan sampai ada yang merosot dari tempat duduknya di bioskop.

Dari video itu pula, tampak studio bioskop penuh dengan penonton yang penasaran cara Joko menggubah film horor lawas karya Sisworo Gautama Putra tersebut.

[Gambas:Youtube]

Aksi ketakutan penonton yang kocak ditampilkan sang sutradara, Joko Anwar melalui unggahan di akun Twitter miliknya.


Joko menampilkan video berisi reaksi penonton ketika menonton Pengabdi Setan dalam screening tengah malam di Grand Indonesia, Jakarta.

Dalam video yang sebagian direkam dalam moda malam itu tampak banyak penonton yang ketakutan, bahkan sampai menyisir rambut dengan panik.



Sejak diumumkan Joko Anwar dipilih oleh Rapi Films menggarap film horor legendaris Pengabdi Setan, karya sutradara A Copy of My Mind ini sudah ditunggu banyak kalangan.

Dan ketika ditampilkan perdana kali pada 20 September lalu, beragam pujian pun ditujukan untuk film yang mengisahkan kembalinya arwah seorang ibu dan meneror keluarganya ini.