Penembak Las Vegas pun Incar Konser Lorde & Chance the Rapper

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Rabu, 04/10/2017 15:20 WIB
Penembak Las Vegas pun Incar Konser Lorde & Chance the Rapper Pelaku penembak Las Vegas sempat mengincar festival musik yang dihadiri Lorde. (AFP PHOTO / PATRICK KOVARIK)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tersangka penembak yang menewaskan puluhan orang dan membuat ratusan lainnya luka pada Minggu (1/10), Stephen Paddock sepertinya tidak hanya menargetkan Las Vegas dalam aksinya.

Seperti diberitakan New York Post, ia mengincar Life is Beautiful Festival.

Sepekan sebelum melancarkan aksinya menembak membabi-buta di Mandala Bay Resort, Paddock mencari sewaan kamar yang menghadap ke Life is Beautiful Festival. Festival itu hanya berjarak beberapa kilometer dari Las Vegas. Namun, ia tak dapat kamar di sana.



Maka Paddock pun mengalihkan targetnya ke festival musik Route 91.

Life is Beautiful Festival sendiri dilangsungkan pada 22 sampai 24 September lalu, beberapa hari sebelum peristiwa Las Vegas. Festival itu dihadiri pula oleh musisi terkenal. Dua nama besar yang memeriahkannya adalah Chance the Rapper dan Lorde.

Menurut salah satu sumber petugas kepolisian yang dikutip Ace Showbiz, kemungkinan besar Paddock batal melakukan aksinya di festival yang diselenggarakan di Sin City itu karena “kehilangan keberanian atau karena alasan sederhana, perubahan rencana.”


Ia lantas menyewa kamar di Mandala Bay Hotel pada 28 September.

Paddock merupakan pria kaya berusia 64 tahun yang juga seorang investor bisnis properti di Nevada. Ia menembak acak 22 ribu pengunjung konser dari kamarnya di lantai 32 Mandala Bay.

Tembakannya meletus saat Jason Aldean sedang menyanyi di panggung, sekaligus menutup festival musik country yang telah berlangsung selama tiga hari itu. Sang musisi baik-baik saja. Namun sedikitnya 59 orang meninggal dan 527 luka. Paddock lalu bunuh diri.

[Gambas:Video CNN]

Dari kamarnya kepolisian menyita puluhan senjata. Ribuan amunisi juga ditemukan di rumahnya di Nevada. Mobilnya pun menyimpan bahan-bahan kimia untuk membuat bom. Hingga kini motifnya belum diketahui dan polisi tak menemukan kaitan dengan kelompok teroris.

Ini bukan kali pertama konser diberondong teror. Sebelumnya, sekelompok teroris menyerang Bataclan Paris saat Eagles of Death Metal sedang menyanyi. Konser Ariana Grande di Manchester Arena juga pernah dibom, hingga puluhan orang meninggal dunia.

Penembakan di Las Vegas menewaskan puluhan orang.Penembakan di Las Vegas menewaskan puluhan orang. (REUTERS/Las Vegas Sun/Steve Marcus)