Lima Mantan Presiden AS Bersatu demi Korban Badai

CNN Indonesia | Kamis, 05/10/2017 16:59 WIB
Lima Mantan Presiden AS Bersatu demi Korban Badai Barack Obama pun hadir dalam sebuah konser amal untuk korban badai di Amerika Serikat. (REUTERS/Jonathan Ernst)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mereka yang pernah menjadi orang nomor satu di Amerika Serikat akan berkumpul kembali pada 21 Oktober mendatang. Lima mantan presiden yang masih hidup dipastikan akan hadir dalam konser pascabadai ‘Deep from the Heart: The One America Appeal’ di Texas A&M’s Reed Arena.

Kelima orang itu adalah Barack Obama, George W. Bush, Bill Clinton, George H.W. Bush, dan Jimmy Carter. Kehadiran mereka dikonfirmasi oleh George H.W. Bush Presidential Library Foundation pada Rabu (4/10) kemarin, seperti dikutip dari Ace Showbiz.

Konser ‘Deep from the Heart: The One America Appeal’ merupakan salah satu wujud dari One America Appeal yang diluncurkan para mantan presiden bulan lalu. Itu adalah upaya mereka menggalang dana untuk para korban badai yang beberapa waktu terakhir menerjang AS.



Seperti kata Clinton, “Badai Harvey membawa kerusakan yang parah, tapi itu juga membawa yang terbaik dari kemanusiaan.” Seluruh penghasilan yang didapat dari konser yang tiketnya bisa dibeli di Bush41.org itu, akan langsung diserahkan pada yang membutuhkan.

Konser itu sendiri rencananya dihadiri musisi country dari Alabama, The Gatlin Brothers dan Lyle Lovett, penyanyi gereja Yolanda Adams dan pemenang ‘The Voice’ Cassadee Pope.

“Presiden ke-43 [Bush Jr.] dan saya, dan rekan-rekan kami yang termasyhur di One America Appeal ini, sangat berterima kasih pada para penampil yang luar biasa ini,” ujar Bush Sr. dalam sebuah pernyataan. Ia senang mereka ikut peduli korban badai di Amerika.


“Sangat penting bahwa mereka yang terdampak oleh bdai yang menghancurkan ini tahu bahwa meskipun jalan menuju pemulihan terasa sangat berat dan tak berujung, kami bersama mereka di jalan yang panjang itu,” lanjutnya, sekaligus mengatakan bahwa setiap dolar yang didapat dari konser yang digelarnya akan langsung diserahkan untuk pemulihan korban.

Belum dipastikan apakah Presiden AS sekarang, Donald Trump juga akan ikut hadir.