"Alhamdulillah sudah beres semua, album ketiga dua hari yang lalu," kata sang vokalis, Is di panggung Synchronize Fest 2017 di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (8/10).
Album ketiga yang diberi nama Ruang Tunggu itu rencananya bakal diluncurkan di pasaran pada November mendatang. Is menyebut album ini bakal berbeda dan tak menunjukkan Payung Teduh yang sudah dikenal oleh penikmat musik indi sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi panggung Payung Teduh jadi salah satu performa yang ditunggu-tunggu di Synchronize Fest 2017. Para penonton bahkan sudah memadati panggung Dynamic Stage, pentas terbesar di festival musik multigenre itu, satu jam sebelum penampilan Payung Teduh.
Ketika Menuju Senja, Berdua Saja dan Rahasia mengalun, penonton tak sungkan ikut bernyanyi bersama. Mereka larut dengan lantunan musik yang meneduhkan ala Payung Teduh.
Payung Teduh kemudian mengajak penonton bergoyang meliukkan badan dengan tembang aransemen Cerita Gunung dan Laut yang memiliki tempo cepat.
Tensi penampilan band yang berangkat dari kantin Unversitas Indonesia itu semakin meningkat ketika mereka membawakan lagu kaya makna Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan dan Angin Pujaan Hujan.
Payung Teduh kemudian menutup penampilannya selama 45 menit di panggung Synchronize Fest 2017 dengan klimaks lagu fenomenal Akad. Penonton tampak puas dengan penampilan Payung Teduh seraya memberikan tepuk tangan meriah.