Panic! at the Disco Ditinggal Pemain Bass

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Jumat, 29/12/2017 13:12 WIB
Panic! at the Disco Ditinggal Pemain Bass Band Panic! at the Disco kembali ditinggal anggotanya. Dallon Weekes, sang pemain bass, memilih hengkang dan meninggalkan Brendon Urie sendiri. (Kevin Winter/Getty Images for CBS Radio Inc./AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemain bass Panic! at the Disco, Dallon Weekes secara resmi mengumumkan mundur setelah bergabung selama delapan tahun dengan band rock asal Amerika itu.

"Selama delapan tahun terakhir saya memiliki kesempatan luar biasa untuk tampil di dalam Panic! at the Disco," tulis Weekes melalui akun media sosial miliknya, Rabu (27/12).

Namun, di tengah kabar sedih yang ia umumkan, Weekes turut berbagi kabar baik berupa langkahnya setelah hengkang dari band yang dibentuk pada 2004 itu.


"Sementara saya sedih untuk mengumumkan bahwa waktu saya dengan Panic! at the Disco (P!ATD) sudah berakhir, saya bersemangat untuk terus membuat musik dengan proyek baru saya bernama 'I Don’t Know How But They Found Me'," tambahnya.


Dia pun turut mengucap syukur pernah bergabung dengan band yang kini hanya menyisakan sang vokalis, Brendon Urie.

"Saya bersyukur atas kesempatan untuk menjadi bagian dari Panic! at the Disco selama hampir satu dekade. Saya akan selalu merasa berhutang budi kepada mereka yang membuat saya diterima menjadi bagian dari P!ATD. Kalian telah mengubah hidup saya. Terima kasih semuanya," tutup Weekes.

[Gambas:Instagram]

Weekes telah bergabung dengan P!ATD sejak 2009 sebagai pemain pendukung selama tur pasca hengkangnya pemain bass Jon Walker dan penggagas band tersebut Ryan Ross (gitar).

Dia kemudian menjadi anggota tetap sejak 2010 dan terlibat aktif sebagai penulis lagu di album Too Weird to Live, Too Rare to Die! (2013).

Grup yang mulanya digagas oleh Ryan Ross (gitar dan vokal) dan Spencer Smith (drum) dilengkapi oleh Brent Wilson (bass) serta Brendon Urie (vokal).

Mulanya, Ross mendapuk diri sebagai vokalis utama. Tapi setelah mendengar suara Urie, ia menyerahkan posisi itu padanya.


Band itu merilis debut album A Fever You Can't Sweat Out pada 2005. Setahun sejak perilisan album perdana tersebut, Wilson menjadi personel pertama yang hengkang pada 2006 dan digantikan dengan Joe Walker.

Selang setahun kemudian, mereka merilis Pretty. Odd. and ...Live in Chicago (2007) dan Vices & Virtues (2009).

Menyusul perilisan album ketiga, band itu kembali ditinggal hengkang oleh dua personel sekaligus. Ross dan Walker mengumumkan hengkang pada Juli 2009 melalui situs resmi mereka.

[Gambas:Youtube]

Posisi keduanya lantas diisi Weekes hingga akhirnya ikut hengkang baru-baru ini. Kini, band tersebut hanya diisi Urie sebagai satu-satunya personel asli.

Baru-baru ini, grup tersebut pun merilis lagu baru bertemakan natal yang diberi judul Feels Like Christmas.

"Terima kasih kalian semua telah membuat tahun ini sebagai tahun favorit saya. Melalui masa-masa sulit dan saat-saat indah, saya senang kita selalu ada untuk menyemangati satu sama lain," tulis Urie lewat akun resmi P!ATD.

[Gambas:Instagram]

"Saya sangat bersemangat untuk tahun baru dan apa yang akan datang, jadi untuk mengakhiri tahun ini dengan tepat, ini lagu liburan yang saya tulis. Saya harap kalian menikmatinya seperti yang saya rasakan. Selamat Natal. Selamat Berlibur. Saya mencintai kalian," tambahnya.

[Gambas:Youtube] (end)