Saksikan streamingnya di bawah ini :
[Gambas:Video CNN]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
The Upstairs semakin aktif berkarya ketika Beni Adhiantoro (drummer) dan Alfi Chaniago (bassis) bergabung tak lama setelah dibentuk. Perilisan extended play (EP) bertajuk Antahberantah dalam format kaset dan CD adalah bukti karya mereka.
Karya The Upstairs berbuah manis. Nama mereka terus meroket, apalagi setelah merilis Matraman dengan lagu-lagu hits seperti Apakah Aku Berada di Mars atau Mereka Mengundang Orang Mars, Matraman, dan Antahberantah.
The Upstairs bagaikan raja pentas seni di Jakarta. Setiap mereka manggung, Modern Darlings—sebutan penggemar The Upstairs memadati. Bukan hanya bernyanyi atau berjoget, Modern Darlings juga berpakaian warna-warni yang identik dengan The Upstairs.
Demi ‘menularkan’ musiknya, The Upstairs tur ke kampus-kampus di kawasan Jabodetabek pada pertengahan 2004. Saat itulah Elta Emanuella bergabung mengisi posisi kibor, dan Dian Maryana sebagai backing vocal.
Menurut Jimi, menyebarkan musik dengan tur antaruniversitas adalah cara yang paling tepat pada masa itu. Jika dilakukan sekarang, mungkin akan berbeda lagi.
"Sekarang lebih enak, dengan teknologi informasi digital, penyebaran bisa diuntungkan. Bisa benar-benar menghayati independen sekarang, semua bisa dilakukan sendiri. Kalau dulu ekstra kerja keras," kata Jimi.
Berbeda dengan album perdana yang dirilis independen, pada 2006 The Upstairs menelurkan album Energy lewat ‘rahim’ salah satu label mayor di Indonesia. Peralihan itu jelas ada yang mengkritik. Namun kritik itu bagai angin lalu.
Energy tak kalah sukses dengan Matraman. Lagu-lagu hit pun dihasilkan, seperti Terekam Tak Pernah Mati, Disko Darurat dan Dansa Akhir Pekan.
"Ketika bikin band, gua enggak mikir label indi atau label mayor, yang penting band gua keren. Kalau tetangga bilang kami belok ya silakan," kata Jimi tak ambil pusing.
The Upstairs terus aktif berkarya dengan merilis album Magnet! Magnet! pada 2009 dan Katalika pada 2012. Mereka masih sering tampil pada acara musik dan tetap ditonton banyak penggemar.
Lihat juga:Daftar Lengkap Nominasi Oscar 2018 |
Pada Maret 2016, The Upstairs membuat konser bertajuk ’12 Tahun Matraman’ untuk mengenang perilisan album Matraman 12 tahun lalu. Sayang, usia The Upstairs bersama Beni dan Alfi tak selama album itu. Keduanya mengundurkan diri karena mendalami agama.
Tapi hal itu tak membuat The Upstairs berhenti berkarya. Mengutip blog Jimi yang diunggah pada 2014, The Upstairs sedang menggarap album kelima yang lebih 'planet' dari album sebelumnya.
Saat ini, posisi Beni digantikan oleh Rian dan posisi Alfi diambil alih oleh Fisma. Menurut Jimi, bergabungnya dua orang baru tersebut membuat format The Upstairs jadi lebih new wave, bahkan diklaim sebagai yang paling new wave dari sebelumnya.
Yang penting band gua keren. Kalau tetangga bilang kami belok ya silakan.Jimi Multhazam, vokalis The Upstairs |
"Bagi kami, berkarya itu kebutuhan primer. Kalau enggak berkarya mungkin badan akan sakit. Kami berkarya, dampaknya urusan nanti," kata Jimi.
The Upstairs akan memperdengarkan karya-karyanya selama 17 tahun itu di CNNIndonesia.com Music at Newsroom yang tayang pada Rabu (31/1) mendatang, pukul 14.00-15.00 WIB atau di sini. (rsa)