Harvey Weinstein 'Hadiri' Oscar Kenakan Jubah Mandi

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Jumat, 02/03/2018 10:41 WIB
Harvey Weinstein 'Hadiri' Oscar Kenakan Jubah Mandi Ada patung Harvey Weinstein di dekat lokasi penyelenggaraan Oscar 2018. (REUTERS/Lucy Nicholson)
Jakarta, CNN Indonesia -- Harvey Weinstein memang tidak akan menghadiri gelaran Oscar 2018 di California, Minggu (4/3) malam waktu setempat. Namun kehadirannya akan tetap bisa dirasakan.

Bukan hanya karena gerakan #MeToo-dukungan terhadap para korban pelecehan seksual yang berani angkat bicara-masih melingkupi Hollywood, melainkan juga karena secara fisik sebuah patung yang dibuat untuk Weinstein juga memang didirikan di dekat lokasi Oscar.

Diberitakan Reuters, seniman jalanan bernama Plastic Jesus mengungkap patung yang diberinya nama 'Casting Couch' di Hollywood. Patung itu berwajah dan berukuran seperti Weinstein. Ia terlihat mengenakan jubah mandi dan duduk di sofa berwarna emas.



Tak sekadar itu, dirinya pun menggenggam Piala Oscar.

"Ketika banyak yang berpikir 'casting couch' [sebutan untuk aktris atau aktor yang mendapat penghargaan sebagai ganjaran atas aksi seksual yang ia lakukan untuk sutradara atau produser film] adalah suatu hal di masa lalu, jelas itu masih menjadi bagian dari budaya Hollywood," demikian Plastic Jesus menjelaskan di akun Facebook-nya.

Ia melanjutkan, dirinya berharap aksi itu bisa terhapuskan dengan adanya gerakan melawan siapa pun insan perfilman yang masih mempraktikkannya. Patungnya hanya sebagai pengingat.



'Casting Couch' dibuat Plastic Jesus, seniman yang juga membuat dinding di sekeliling bintang Donald Trump di Hollywood Walk of Fame, bersama Joshua 'Ginger' Monroe. Mengutip Reuters, mereka membutuhkan dua bulan untuk membuat patung yang didanai donatur itu.

Patung itu tak sendiri. Sehari sebelum patung 'Casting Couch' dipasang, papan reklame buatan seniman jalanan lain bernama Sabo muncul menyindir dunia hiburan Hollywood. Papan reklame itu menyinggung mereka yang tetap diam meski ada praktik pelecehan seksual.

Kasus pelecehan seksual oleh Weinstein, yang diakui oleh lebih dari 70 perempuan-termasuk selebriti ternama-telah berlangsung selama dua dekade, mengungkap dunia hitam Hollywood. Sementara Weinstein menolak tudingan terhadapnya, bermunculan pengakuan lain yang ditujukan kepada sineas yang berbeda-beda. Kevin Spacey dan James Franco pun dituding.


Dari sana lah gerakan #MeToo akhirnya berkumandang.

Perwakilan Weinstein, produser besar yang sudah dipecat dari perusahaannya sendiri The Weinstein Company dan kini disebut-sebut tengah menjalani rehabilitasi atas kecanduan seksualnya, tidak berkomentar apa pun soal adanya patung yang dibuat Plastic Jesus.

Plastic Jesus juga merupakan seniman di balik patung telanjang Donald Trump di beberapa kota di Amerika Serikat dua tahun lalu, sebelum ia terpilih sebagai Presiden AS.

(rsa)