Raih Oscar, Sutradara Bocorkan Kisah 'Call Me By Your Name 2'

Muhammad Andika Putra, CNN Indonesia | Selasa, 06/03/2018 12:09 WIB
Raih Oscar, Sutradara Bocorkan Kisah 'Call Me By Your Name 2' 'Call Me By Your Name' berhasil meraih satu penghargaan dari tiga nominasi Oscar 2018. (Dok. Sony Pictures Classics)
Jakarta, CNN Indonesia -- Film Call Me By Your Name berhasil meraih satu penghargaan dari tiga nominasi Oscar 2018. Film yang diadaptasi dari novel karya André Aciman dengan judul sama itu meraih piala kategori Skenario Adaptasi Terbaik.

Sutradara Luca Guadagnino merespons positif kemenangan itu. Bahkan ia membocorkan akan membuat sekuel film yang dirilis pada Oktober lalu itu.

"Saya sudah meyakinkan cerita kepada André Aciman, sekuel akan terlaksana lima atau enam tahun ke depan," kata Guadagnino, seperti dilansir USA Today.



Call Me By Your Name bercerita tentang remaja 17 tahun, Elio (Timothee Chalamet), yang merasakan cinta pertama. Ia tertarik dengan Oliver (Armie Hammer) walau sudah berpacaran dengan Marzia (Esther Garrel).

Film itu berlatar pada 1983 di pedesaan Italia. Cerita cinta sesama jenis itu berawal saat ayah Elio yang berprofesi sebagai profesor arkeologi mengundang mahasiswa asal Amerika Serikat. Mahasiswa itu adalah Oliver.

Guadagnino menjelaskan, sekuel Call Me By Your Name merupakan film baru dengan warna yang berbeda. Namun, ia memastikan Hammer dan Chalamet masih membintangi film tersebut dengan latar yang berbeda.

"Mereka akan berkeliling dunia," kata Guadagnino.


Meski begitu, Gudagnino membutuhkan waktu untuk menyelesaikan naskah yang saat ini belum rampung. Belajar dari syuting Call Me By Your Name, setelah naskah rampung ia dan tim produksi harus memilih waktu yang tepat untuk syuting.

"Terlepas dari hujan selama 28 hari dari 30 hari syuting (Call Me By Your Name), lokasi sangat lembab dan kami bersenang-senang. Syuting sangat luar biasa, kami bagai keluarga yang sedang libur panjang," kata Guadagnino.

Sebelumnya, Gudagnino juga mengonfirmasi terkait kemungkinan karya tersebut dijadikan serangkaian film tentang menghadapi krisis AIDS.

"Saya pikir ini akan menjadi bagian cerita yang sangat relevan. Saya pikir karakter Elio (diperankan Timothee Chalamet) akan menjadi pecinta film dan saya ingin dia berada di bioskop, menonton film Paul Vecchiali Once More," katanya kepada The Hollywood Reporter.


Lebih lanjut, dia menyebut film itu akan berlatar pada 1988 tentang seorang pria yang jatuh cinta dengan sesama jenis setelah ditinggalkan istrinya.

"Itu dapat menjadi adegan pertama [di sekuel]," katanya.

"Novel ini memiliki 40 halaman yang pada akhirnya akan berlanjut dalam kehidupan Elio dan Oliver 20 tahun setelahnya. Jadi ada semacam indikasi melalui maksud penulis André Aciman bahwa ceritanya dapat berlanjut," papar Guadagnimo.

Menurut sutradara asal Italia itu, film Call Me By Your Name pun dapat menjadi bab awal dari perjalanan hidup para tokoh yang ada didalamnya.

"Dan jika yang awal adalah cerita tentang proses memasuki masa dewasa dan menjadi seorang pemuda, mungkin selanjutnya tentang posisi pemuda di dunia ini, apa yang dia inginkan, dan apa yang tersisa dari situasi emosional masa lalu yang membuat dirinya saat ini," katanya.

[Gambas:Video CNN]

(res)