Nasib BamBam 'GOT7' Ikut Wamil Thailand Ditentukan Hari Ini

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Senin, 09/04/2018 14:27 WIB
Nasib BamBam 'GOT7' Ikut Wamil Thailand Ditentukan Hari Ini Bambam 'GOT7' akan mengikuti undian program wajib militer di Thailand pada hari ini, Senin (9/4). (dok. JYP Entertainment)
Jakarta, CNN Indonesia -- Nasib personel boyband GOT7, Bambam, dalam menjalani wajib militer di negara asalnya, Thailand, akan ditentukan sore ini, Senin (9/4). Setiap tahunnya, negara ini mewajibkan para pria yang telah berusia 18 hingga 35 tahun untuk bergabung dengan program militer.

Program ini hampir mirip seperti yang dijalani para pria Korea Selatan pada umumnya. Bedanya, Thailand memberlakukan sistem relawan dan undian untuk menentukan mereka yang akan bertugas.

Di Thailand, pria yang telah berusia 21 tahun dapat memilih langsung ikut wamil selama enam bulan sebagai relawan atau mencoba peruntungan dibebastugaskan lewat undian.



Dengan undian, para pria harus mengambil sebuah bola dalam kotak hitam yang mana pilihan itu menjadi penentu nasib mereka. Jika mendapatkan bola hitam, mereka dapat bebas dari kewajiban menjalani tugas militer.

Sementara, jika mendapatkan bola merah, maka mereka wajib mendaftarkan diri dalam kurun waktu setahun untuk mengikuti wamil selama dua tahun penuh.

[Gambas:Instagram]

Melansir Seoul Daily, BamBam terbang ke Bangkok dari Incheon International Airport pada Minggu (8/4). Agensi JYP Entertainment pun mengonfirmasi bahwa pemilik nama asli Kunpimook Bhuwakul itu saat ini tengah berada di Thailand untuk mengikuti undian dan hasilnya akan diumumkan pada sore hari.


Para penggemar pun ramai menyampaikan pesan 'Berjalanlah di bola hitam saja' untuk BamBam.

Jika BamBam mendapatkan bola merah, mau tak mau GOT7 akan ditinggal sementara salah satu personelnya selama dua tahun. Para fan pun harus terima menyaksikan GOT7 tanpa BamBam.

Sebelumnya, member 2PM Nichkhun dan NCT Ten, yang juga berasal dari Thailand berhasil lolos dari kewajibannya mengikuti wamil. Nichkhun lolos karena ada sukarelawan yang menggantikannya, sedangkan Ten karena cedera lutut yang dialami.

(res)