Prilly Latuconsina, antara Akting, Kuliah dan Bisnis

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Minggu, 22/04/2018 10:37 WIB
Prilly Latuconsina, antara Akting, Kuliah dan Bisnis Prilly Latuconsina punya segudang kegiatan meski masih muda. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kiprah Prilly Latuconsina di dunia hiburan tak perlu dipertanyakan lagi. Ia sudah terjun ke dunia itu sejak usia belia. Kariernya berawal saat mengikuti acara Koki Cilik, di usia 12 tahun. Ia lalu membintangi beberapa judul sinetron dan merambah ke dunia perfilman.

Kesibukan Prilly tak hanya di depan kamera. Di sela-sela berkarier, pendidikannya tetap berjalan. Saat ini, perempuan berdarah Ambon itu berkuliah di salah satu universitas swasta di Jakarta, mengambil jurusan Ilmu Hubungan Masyarakat.

Meski kesibukan itu telah padat, Prilly masih sempat mengembangkan sayap ke dunia lain. Ia juga terjun ke bisnis. Prilly kini mengelola lima bisnis termasuk Really Cake, Bebellybakery, Nonajudesss, Illywears collection, serta Slimilly by Prilly Latuconsina.



Kepada CNNIndonesia.com perempuan 21 tahun itu mengaku tidak kesulitan mengatur waktu.

"Sebenarnya kalau membagi waktu itu bukan tantangan utama, tapi justru membagi pikiran. Otaknya cuma satu, tapi harus urus semua," ujar Prilly saat ditemui baru-baru ini di acara Shopee Celebrity Squad.

Soal waktu, Prilly punya tim manajemen sendiri. Yang sulit adalah memikirkan koleksi selanjutnya dari lini busana miliknya, menu baru untuk restorannya, di sela akting dan mengerjakan tugas-tugas kuliah. Prilly memikirkan semua itu karena memang lebih memilih untuk terlibat penuh di kegiatan-kegiatan yang ia lakoni, tak mau setengah-setengah.


"Aku orangnya yang selalu ingin tahu. Jadi awal aku meluncurkan produk, misal kue, pertama resepnya apa aku coba, kardusnya mau kayak gimana, lokasi di mana, kalau sudah berjalan, baru ada tim-tim yang menjalankan itu," kata bintang Ganteng-ganteng Serigala itu.

Begitu juga dengan lini busananya. Prilly ikut ke konveksi, menentukan warna, logo, bahkan mencoba koleksinya sendiri sebelum menjual ke orang lain. "Bisa dilbilang aku 100 persen terlibat [dengan bisnisnya]. Kalau sudah berjalan baru diserahkan," ujarnya lagi.

Bintang film Danur itu merasa keterlibatannya berbisnis berdampak positif pada perkuliahan. Dia jadi lebih bisa memahami tugas di kampus yang berkaitan dengan bisnis.


"Jadi kalau tugas kampus diminta bikin bussiness plan, aku sudah tahu, disuruh buat promotion plan juga sudah tahu. Paling sedikit salah-salah, karena praktik enggak 100 persen sama dengan teori," tutur selebriti dengan 21 juta pengikut Instagram itu.

Selain itu, kata Prilly, dia juga mendapatkan berbagai pengalaman dari kegiatannya tersebut. Ia jadi mengenal banyak orang, termasuk cara berjualan dan mengaturnya.

"Itu yang paling berharga," tambah dia. (rsa)