Mengulik Etika Bermesraan William-Kate dan Harry-Markle

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Kamis, 03/05/2018 13:47 WIB
Mengulik Etika Bermesraan William-Kate dan Harry-Markle Meski sama-sama anggota Kerajaan Inggris, beban moril Pangeran William-Kate dengan Pangeran Harry-Meghan Markle ternyata beda dalam hal etika bermesraan. (AFP PHOTO / POOL / Paul Grover)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi pasangan dari keluarga kerajaan seperti Pangeran Harry-Meghan Markle dan Pangeran William-Kate Middleton, bermesraan di depan umum bukan hal yang bisa dilakukan dengan bebas. Mereka terikat etika yang biasa ditetapkan oleh Istana.

Namun dalam perkembangannya, Pangeran Harry dan Meghan Markle kerap lebih banyak mengumbar kemesraan di depan umum ketimbang kakak dan kakak iparnya, walaupun Harry dan Meghan belum terikat pernikahan.

Namun sejatinya, tidak ada peraturan resmi yang mengatur tampilan kemesraan pasangan kerajaan di depan publik. Hal ini dikatakan oleh mantan kepala pelayan Pangeran William dan Pangeran Harry, Grant Harrold saat diwawancara oleh TIME.


"Sebenarnya tergantung lokasi dan situasi apa yang dihadapi oleh anggota Kerajaan," kata Harrold.


"Keluarga Kerajaan Inggris telah menciptakan norma etika sejak berabad-abad. Para anggota Kerajaan beradaptasi dengan etika mana yang terbaik di setiap kesempatan."

Terkait soal intensitas pamer kemesraan seperti bergandengan tangan, hal itu dikategorikan sebagai kebutuhan personal masing-masing individu, termasuk bagi Pangeran William dan Kate Middleton yang sering disebut jarang umbar kemesraan seperti Pangeran Harry dan Meghan Markle.

"Kita tidak perlu melihat banyak, mereka memiliki kehidupan pribadi sendiri," kata Harold.

Pangeran Harry dan Meghan Markle diketahui kerap mengumbar kemesraan seperti bergandengan tangan dalam kesempatan mereka di depan publik.

[Gambas:Instagram]

Berhubung Markle belum secara sah menjadi anggota Kerajaan Inggris hingga akad nikah pada 19 Mei nanti, maka ia tidak memiliki kewajiban beretika formal seperti yang terjadi dengan Kate Middleton.

Di sisi lain, publik juga tampak mengharapkan kemesraan dari Harry dan Markle.

"Anggota Kerajaan yang lebih muda adalah penulis ulang etika. Kita mestinya berharap mereka lebih santai dari waktu ke waktu, terutama Harry dan Meghan," kata Harrold.

Meski tak selalu bergandengan tangan, Pangeran William dan Kate Middleton tak berarti pasangan yang tidak romantis.


Sejumlah ungkapan kemesraan Pangeran William kepada Kate yang tertangkap kamera media bisa dibilang cenderung lebih "lembut", seperti merangkul pundak Kate, menempatkan tangannya di punggung istrinya itu, atau berdekatan sembari tertawa bersama.

Namun di sisi lain, aksi mesra William dan Kate yang lebih "santun" ini ternyata ada kaitannya dengan urutan pewaris takhta Kerajaan Inggris.

Pangeran William adalah penerus kedua takhta Kerajaan Inggris, sedangkan Pangeran Harry kini berada di urutan ke-enam setelah anak ketiga William lahir.

[Gambas:Instagram]

"Pangeran William dapat menjadi raja suatu hari nanti," kata Harrold. "Ada sejumlah peraturan amat ketat di sekitar posisi itu. William dan Kate memiliki citra modern, namun masih [harus] menaati norma dan etika yang berlaku tersebut."

"Sedangkan Harry dan Meghan memiliki fleksibilitas lebih banyak untuk menjadi diri mereka sendiri. Tapi ini bukan berarti Kate dan William tidak menjadi diri mereka sendiri, cuma berbeda tekanannya dengan Harry." lanjut Harrold, dikutip dari TIME. (end)