Sutradara Jelaskan Akhir 'Avengers: Infinity War'

Muhammad Andika Putra, CNN Indonesia | Kamis, 03/05/2018 14:45 WIB
Sutradara Jelaskan Akhir 'Avengers: Infinity War' Sutradara Anthony dan Joe Russo menjelaskan akhir 'Avengers: Infinity War.' (Dok. Walt Disney Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Akhir Avengers: Infinity War adalah pertaruhan besar bagi Marvel. Pasarnya bisa berkurang, meski hingga saat ini ia masih film dengan debut tertinggi. Namun sutradara Russo bersaudara mengaku punya rencana di balik 'duka massal' itu, seperti dikutip dari Variety.

"Ketika kami mulai bekerja sama dengan marvel lewat Captain America: Winter Soldier, kami ingin melakukan perubahan besar dari film [Captain America] pertama mereka," ujar Joe Russo. Saat itu ia dan Anthony Russo berkata, waktu bagi Captain America terus maju.

"Interpretasi yang membuat kami tertarik jauh lebih modern dari apa yang kalian telah lakukan kalian lakukan di film terakhir," katanya waktu itu, yang ternyata disambut baik.



Marvel mengambil risiko dengan memberinya kesempatan melakukan apa yang ingin ia dan saudaranya lakukan. "Jika kalian melihat film Marvel yang kami garap, ada perubahan besar yang bisa mengubah cerita di akhir film. Kami tertarik mendobrak batasan dan cerita dengan cara tidak terduga dan mengejutkan penonton sejauh yang kami bisa," ujar Joe lagi.

Akhir Avengers: Infinity War yang tak kalah mengejutkan, kata Joe, merupakan cara menjaga penggemar tetap setia. Di sisi lain, penggemar yang mengikuti cerita Marvel Cinematic Universe akan memahami akhir cerita tanpa bisa 'mengendus' apa yang hendak ia lakukan.

Apalagi film-film Marvel diangkat dari komik perusahaan asal Amerika itu, yang sudah terbit jauh sebelumnya. Selalu butuh kejutan bagi penonton yang juga pembaca komiknya.


Joe melanjutkan, "Ketika Anda coba memprediksi apa yang diinginkan penggemar, Anda malah akan membuat penggemar pergi. Ketika Anda berkomitmen pada cerita yang ingin dikisahkan [oleh sutradara], itu cenderung memiliki dampak yang menggema pada penggemar."

Ia lantas menganalogikan pembuatan film dengan es krim cokelat yang disukai penggemar. Jika itu disajikan setiap hari, mereka akan bosan. Menurutnya, sutradara harus bisa tetap berada di depan dan memberi hal-hal baru serta mengejutkan yang tak membuat mereka pergi.

Penjelasan itu didukung Anthony Russo. Ia bahkan menambahkan, karakter pahlawan super semakin menarik bila diperlihatkan kelemahannya. Itu membuat mereka terlihat seperti manusia biasa dan lebih terasa dekat dengan penggemar. Ia pun tak ragu menunjukkan itu.

Thanos menjadi penjahat yang sangat kuat di 'Avengers: Infinity War.'Thanos menjadi penjahat yang sangat kuat di 'Avengers: Infinity War.' (Dok. Marvel Entertainment via Youtube)
"Anda harus pergi ke tempat yang sangat sulit agar pertaruhan terasa nyata, agar karakter merasa kehilangan sesuatu, agar penggemar merasa mereka memiliki sesuatu yang berisiko."

Ia melanjutkan seperti dikutip Variety, "Apa yang kami cari dalam cara atau seni bertutur adalah puncak ketegangan emosional, yang membuat Anda merasa dan meresponsnya dan membuat Anda bersemangat."

Sebagian penggemar Marvel dan Avengers masih tak percaya dengan akhir Infinity War dan berharap apa yang terjadi dalam komik-yang mati bisa hidup kembali-pun kejadian di film. Apalagi jika itu pahlawan super 'hijau' yang baru punya banyak penggemar.


Anthony mengakui, apa pun bisa terjadi di dunia fantasi. Namun Joe menimpali, butuh pengorbanan yang tinggi untuk itu. "Bagi kami, selalu ada pertaruhan dan itu semakin berkembang dari film ke film. Saya pikir Anda bisa memperkirakan bahwa mereka [pertaruhan itu] akan semakin dalam di Avengers 4. Tunggu saja," ujar Joe sambil tersenyum misterius. (rsa)