Mencari Film Indonesia di Festival Cannes Tahun Ini

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Senin, 07/05/2018 09:12 WIB
Mencari Film Indonesia di Festival Cannes Tahun Ini Tidak ada film Indonesia di Festival Film Cannes tahun ini. (REUTERS/Regis Duvignau)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sineas dunia tengah bersiap menyambut Festival Film Cannes, pesta film bergengsi di Eropa dan dunia. Digelar tiap tahun di Cannes, Perancis acara itu bakal terselenggara selama kurang lebih dua pekan. Tahun ini, Cannes dimulai pada Selasa (8/5) esok.

Hampir setiap tahun ada film Indonesia yang diputar di sana. Apalagi beberapa tahun belakangan. Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak memukau pengunjung Cannes tahun lalu, setelah setahun sebelumnya film pendek Prenjak juga membuat kagum juri.

Pada 2015, ada The Fox Exploits The Tiger's Might yang mewakili Indonesia di Cannes. Sebelum-sebelumnya ada Kara, Anak Sebatang Pohon (2005), Serambi (2006), Daun di Atas Bantal (1998), bahkan Tjoet Nja' Dhien (1988) yang juga mengharumkan nama Indonesia.



Namun tahun ini tidak ada judul film Indonesia di antara tayangan-tayangan di Cannes.

Menurut penelusuran CNNIndonesia.com di situs resmi Festival Film Cannes, film Indonesia tidak disebut di satu pun kategori, baik itu Competition, Un Certain Regard, Out of Competition, Special Screenings, Cinefoundation, Short Films, apalagi Cannes Classics.

Menariknya, beberapa film dari Asia seperti Jepang dan Korea masuk dalam rekomendasi tontonan yang paling ditunggu dari beberapa situs berita.


Cannes juga akan menjadi wadah pemutaran film yang sudah dikenal sebelumnya, seperti Rafiki (kategori Un Certain Regard), Farenheit 451 (kategori Out of Competition), Whitney (kategori Out of Competition), Pope Francis-A Man of His Word (kategori Special Screenings), bahkan Solo: A Star Wars Story (kategori Out of Competition).

Terlepas dari tak adanya film Indonesia, Cannes kali ini diwarnai konflik antara penyelenggara dan Netflix. Layanan streaming itu menarik film-filmnya dari Cannes karena penyelenggara melarang film Netflix untuk ikut dalam kompetisi.

Menurut Direktur Festival Cannes Thierry Fremaux, itu merupakan reaksi festival atas penolakan Netflix mendistribusikan filmnya di bioskop-bioskop di Perancis.

[Gambas:Video CNN] (rsa)