Morgan Freeman Bantah Lecehkan Wanita

Resty Armenia, CNN Indonesia | Senin, 28/05/2018 15:07 WIB
Morgan Freeman Bantah Lecehkan Wanita Morgan Freeman membantah tuduhan yang menyebut dirinya melecehkan atau melakukan tindakan tak senonoh terhadap sejumlah wanita. (REUTERS/Mario Anzuoni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aktor Morgan Freeman membantah tuduhan yang menyebut dirinya melecehkan atau melakukan tindakan tak senonoh terhadap sejumlah wanita. Ia menilai tindakannya seharusnya tidak disamakan dengan pelecehan seksual di tempat kerja.

Setelah melakukan investigasi selama sebulan, CNN merilis sebuah laporan baru pada Kamis (24/5) di mana 16 orang berbagi tuduhan melawan Freeman. Delapan wanita di antara belasan orang itu mengaku menjadi korban "sentuhan yang tak diinginkan" oleh sang aktor.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Jumat (25/5) malam, Freeman membantah dan menyesalkan tuduhan tersebut karena telah merusak reputasinya.



"Saya hancur bahwa 80 tahun hidup saya berisiko rusak, dalam sekejap mata, oleh laporan media pada Kamis," ujar Freeman, melansir CNN.

"Seluruh korban penyerangan dan pelecehan pantas didengar. Dan kita harus mendengarkan mereka. Namun tidaklah benar untuk menyamakan insiden mengerikan serangan seksual dengan pujian atau humor yak tak sesuai tempatnya."

"Saya mengaku bahwa saya adalah seseorang yang ingin membuat wanita--dan pria--merasa diapresiasi dan nyaman di sekeliling saya. Sebagai bagian dari itu, saya biasanya mencoba untuk melucu dan memuji wanita, di mana saya pikir ringan dan jenaka."

"Tentu saja saya tidak selalu dilihat sesuai dengan niat saya. Dan itulah mengapa saya meminta maaf pada Kamis dan akan terus meminta maaf kepada siapa saja yang mungkin telah marah, meski demikian secara tidak sengaja."


"Namun saya juga ingin ini jelas: Saya tidak menciptakan lingkungan kerja yang tidak aman. Saya tidak melecehkan wanita. Saya tidak menawarkan pekerjaan atau promosi kerja yang ditukar dengan seks. Pesan apapun yang menyebut saya melakukan itu semua adalah salah."

Diberitakan sebelumnya, salah satu dari delapan wanita yang mengaku dilecehkan Freeman adalah asisten produksi film Going in Style yang dibintangi Freeman bersama Alan Arkin dan Michael Caine pada 2015. Ia mengklaim dilecehkan selama berbulan-bulan hampir setiap hari saat proses produksi film itu berlangsung.

"Dia [Freeman] terus mencoba untuk menyingkap rok saya dan bertanya apakah saya mengenakan celana dalam," ujar wanita itu.

Dari keenambelas orang itu, tujuh di antaranya menggambarkan lingkungan kerja di perusahaan produksi milik Freeman, Revelations Entertainment, yang termasuk tuduhan pelecehan atau tindakan tak pantas oleh sang aktor.

(res)