XXXTentacion Teken Kontrak 10 Juta Dolar Sebelum Meninggal

Aris Setyawan, CNN Indonesia | Selasa, 10/07/2018 15:47 WIB
XXXTentacion Teken Kontrak 10 Juta Dolar Sebelum Meninggal Sebelum kematiannya, rapper XXXTentacion telah teken kontrak album baru senilai 10 juta dollar. (Foto: Bennett Raglin/Getty Images for BET /AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seminggu sebelum tertembak dan meninggal dunia di South Florida pada 18 Juni silam, rapper kontroversial XXXTentacion telah menandatangani kesepakatan kontrak album ketiganya. Tidak tanggung-tanggung, kontrak tersebut bernilai US$10 juta.

Rapper berusia 20 tahun yang memiliki nama asli Jahseh Dwayne Onfroy ini menorehkan tinta kontrak untuk merilis satu buah album dengan label Empire Distribution.

Sebelumnya, perusahaan rekaman ini telah merilis debut album XXXTentacion, 17, yang dirilis dan menduduki posisi nomor dua di Billboard 200 pada Agustus 2017.



Album anumerta yang merupakan album keempat XXXTentacion ini akan dirilis setelah Oktober 2018, berdasarkan laporan dari The New York Times.

Sebelum tewas tertembak, nama XXXTentacion melambung setelah lagunya diboikot Spotify karena dianggap menyalahi peraturan 'ujaran kebencian' layanan streaming musik tersebut.

Ketenaran penyanyi lagu Sad! ini justru semakin memuncak setelah kematiannya. Lagu Sad! kembali memuncaki tangga lagu dan didengarkan sebanyak 380 juta kali di Spotify. Kedua albumnya juga bertengger di puncak tangga lagu Billboard 200.

[Gambas:Youtube]

Di luar kematiannya yang tragis, XXXTentacion adalah sosok yang kontroversial. Bermula dari sekolah, Onfroy telah menghadapi beberapa isu hukum karena perilakunya yang terkait dengan kekerasan fisik.

Pada 2016, sang rapper ditangkap karena melakukan kekerasan fisik pada mantan pacarnya yang hamil.

Pendiri Empire Distribution, Ghazi Shami menyatakan segala kontroversi yang melingkupi sosok XXXTentacion tidak memengaruhi kesepakatan yang sudah diteken.

"Pekerjaanku adalah untuk mengasuhnya dan membiarkan ia menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri," ujar Shami seperti diberitakan The Times, dikutip dari Forbes.

[Gambas:Instagram]

Lebih lanjut, Shami mengungkapkan bahwa sebelum kematiannya, sang rapper telah merekam sejumlah material yang cukup untuk menjadi album penuh keempat.

(end)