Empat Orang Didakwa Terlibat Penembakan XXXTentacion

Muhammad Andika Putra, CNN Indonesia | Jumat, 20/07/2018 12:18 WIB
Empat Orang Didakwa Terlibat Penembakan XXXTentacion Dewan juri persidangan mendakwa empat orang yang diduga terlibat dalam aksi penembakan rapper XXXTentation hingga tewas. (Bennett Raglin/Getty Images for BET /AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dewan juri persidangan Broward County, Florida, Amerika Serikat, mendakwa empat orang dalam kasus penembakan rapper XXXTentacion. Empat terdakwa tersebut adalah Dedrick Williams, Robert Allen, Michael Boatwright dan Trayvon Newsome.

Dewan juri mendakwa empat orang itu dengan pembunuhan tingkat pertama menggunakan senjata api. Mereka juga didakwa melakukan perampokan menggunakan senjata api.

Dalam surat dakwaan, Boatwright disebut menembakkan pistol ke XXXTentacion hingga meninggal, Senin (18/6). Selain itu, Newsome dijelaskan memiliki senjata selama perampokan dan pembunuhan berlangsung.



Allen terlihat melalui CCTV yang berada di RIVA Motorsports, tempat XXXTentacion belanja sebelum ia ditembak. Sementara itu, Williams diduga menghalangi jalan keluar XXXTentacion dengan mobil jenis sport utility vehicle (SUV).

Berdasarkan CCTV, XXXTentacion tiba di RIVA Motorsports pada 18 Juni 2018 pukul 03:30 sore waktu setempat. Dua menit kemudian, SUV berwarna gelap datang ke lokasi yang sama.

Dua orang yang mengenakan tank top putih serta sandal oranye dan mengenakan kaus gelap memasuki RIVA Motorsports. Orang yang mengenakan tank top putih diidentifikasi sebagai Williams.

Melansir Sun Sentinel, Empat terdakwa dideskripsikan sebagai perampok XXXTentacion. Bila mereka tidak dituduh sebagai penembak, mereka dianggap sebagai pelaku dalam penembakan yang direncanakan.


Meski persidangan sudah berlangsung, Kepolisian Broward County baru menangkap berhasil menangkap Williams dan Boatwright. Newsome dan Allen masih dalam pengejaran kepolisian.

Melansir NME, kepolisian memberikan pengharhaan sebesar US$3 ribu atau setara dengan Rp43 juta untuk informasi keberadaan Newsome dan Allen.

Sebelum tewas ditembak, rapper yang memiliki nama asli Jahseh Dwayne Onfroy ini sempat meneken kontrak sebesar US$10 juta. Ia bekerja sama dengan label Empire Distribution untuk merilis satu album. (end)