Dewan juri mendakwa empat orang itu dengan pembunuhan tingkat pertama menggunakan senjata api. Mereka juga didakwa melakukan perampokan menggunakan senjata api.
Dalam surat dakwaan, Boatwright disebut menembakkan pistol ke XXXTentacion hingga meninggal, Senin (18/6). Selain itu, Newsome dijelaskan memiliki senjata selama perampokan dan pembunuhan berlangsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Chance the Rapper Jajal Bisnis Media |
Allen terlihat melalui CCTV yang berada di RIVA Motorsports, tempat XXXTentacion belanja sebelum ia ditembak. Sementara itu, Williams diduga menghalangi jalan keluar XXXTentacion dengan mobil jenis sport utility vehicle (SUV).
Berdasarkan CCTV, XXXTentacion tiba di RIVA Motorsports pada 18 Juni 2018 pukul 03:30 sore waktu setempat. Dua menit kemudian, SUV berwarna gelap datang ke lokasi yang sama.
Melansir Sun Sentinel, Empat terdakwa dideskripsikan sebagai perampok XXXTentacion. Bila mereka tidak dituduh sebagai penembak, mereka dianggap sebagai pelaku dalam penembakan yang direncanakan.
Meski persidangan sudah berlangsung, Kepolisian Broward County baru menangkap berhasil menangkap Williams dan Boatwright. Newsome dan Allen masih dalam pengejaran kepolisian.
Melansir NME, kepolisian memberikan pengharhaan sebesar US$3 ribu atau setara dengan Rp43 juta untuk informasi keberadaan Newsome dan Allen.
Sebelum tewas ditembak, rapper yang memiliki nama asli Jahseh Dwayne Onfroy ini sempat meneken kontrak sebesar US$10 juta. Ia bekerja sama dengan label Empire Distribution untuk merilis satu album. (end)