Ello, Musik dan Cerita soal Rehabilitasi akibat Ganja

Muhammad Andika Putra, CNN Indonesia | Jumat, 10/08/2018 14:40 WIB
Ello, Musik dan Cerita soal Rehabilitasi akibat Ganja Marcello Tahitoe yang dulu pernah tersandung kasis ganja kini bangkit kembali. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Agustus tahun lalu musisi Marcello Tahitoe mengenakan baju tahanan berwarna oranye lengkap dengan penutup muka. Ia ditangkap Polres Metro Jakarta Selatan karena kepemilikan ganja.

"Kami akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui bagaimana yang bersangkutan memiliki atau menggunakan jenis ganja. Dari pemeriksaan, yang bersangkutan menerangkan menggunakan ganja sejak kuliah," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan kala itu.

Setelah melewati serangkaian proses Ello, sapaan akrab Marcello, divonis rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur selama sembilan bulan.



Kini Ello sudah menuntaskan masa rehabilitasinya. Ia bahkan siap kembali bermusik. Jumat (10/8) Ello merilis lagu baru yanfg dijudulinya Sampah Sampah Dunia Maya.

Saat berkunjung ke redaksi CNNIndonesia.com untuk promosi lagu itu beberapa waktu lalu, Ello mengaku belajar banyak selama proses rehabilitasi di RSKO. "Gue bisa bilang 5 persen sedih kesel marah, 95 persen bersyukur karena ini pembelajaran luar biasa," kata Ello.

Selama rehabilitasi Ello menjalani beberapa kegiatan yang seru. Namun, ia tak bisa menyebut itu satu per satu. Di sela kegiatan rutin, pelantun Pergi untuk Kembali itu juga menulis lagu. Bahkan karya-karya yang ditulisnya dari RSKO bakal dirilis.


"Kalau musisi bilang, the show must go on. Santai saja [menjalani rehabilitasi], yang penting gue punya musik yang bisa menghibur gua," kata Ello.

Musisi berusia 35 tahun itu mengenang, keluarganya sangat berperan penting saat ia merasa sedang terpuruk. Dukungan deras dari keluarga tak pernah berhenti mengalir kepada Ello.

"Keluarga di atas segala-galanya, di bawah Tuhan," kata Ello.


Usai pengalaman hidup itu, Ello kini bangkit sebagai Cello dan merilis Sampah Sampah Dunia Maya, lagu tentang konten negatif di media sosial yang membuatnya sendiri pernah jadi korban. Namun, Ello menegaskan, ia kembali bermusik bukan untuk melawan stigma negatif.

"Gue hanya bisa terima [stigma negatif]. Gue enggak ngerasa itu sebagai sesuatu yang harus gue lawan. Sekarang yang ngomongin lo enggak kasih makan atau bayari listrik. Buat apa gue harus khawatir soal itu. Kembali lagi kalau soal kerjaan, rezeki ya rezeki," tegasnya. (rsa)