Lindsay Lohan Minta Maaf Sempat Sindir Korban Pelecehan

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Senin, 13/08/2018 07:36 WIB
Lindsay Lohan Minta Maaf Sempat Sindir Korban Pelecehan Lindsay Lohan menyadari kritikannya kepada korban pelecehan beberapa waktu lalu menyakitkan bagi sebagian pihak, ia pun minta maaf. (Slaven Vlasic/Getty Images for Daily Mail/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lindsay Lohan menyatakan permintaan maaf pernah menyindir korban pelecehan dan gerakan 'Me Too' beberapa hari lalu.

Lohan menyebut mereka yang mengakui menjadi korban pelecehan dan terlibat dalam gerakan yang 'booming' di Hollywood akhir tahun lalu itu sebagai "lemah".

"Kutipan tersebut semata-mata berkaitan dengan harapan saya bahwa segelintir kesaksian palsu yang muncul dalam tsunami pengakuan berani itu tidak layak melunturkan pentingnya gerakan 'Me Too', dan kita semua yang mendukungnya," kata Lohan dalam pernyataan terbarunya kepada TMZ.



"Namun sejak saya menyadari pernyataan saya terkesan menyakitkan, yang sejatinya bukan maksud saya untuk melakukan hal tersebut. Saya minta maaf atas sakit hati yang saya sebabkan," lanjutnya.

Bintang Mean Girls tersebut juga memberikan rasa hormat dan kekaguman tertingginya bagi mereka yang telah berani membuka pengalaman pahit tersebut untuk jadi pembelajaran bagi publik.

Lohan semula mengucapkan kalimat menyindir 'Me Too' kala melakukan wawancara dengan The Times of London, beberapa waktu lalu.


Dalam wawancara itu, ia mengkritik dampak gerakan 'Me Too' dan menyebut bahwa gerakan tersebut memberikan ruang bagi sejumlah oknum untuk mendapatkan popularitas.

Lohan juga mengaku bahwa dirinya tidak pernah mendapatkan perlakuan tidak senonoh selama menjalani karier di Hollywood.

"Dengar, saya ini sangat mendukung wanita. Semua orang menjalani pengalaman mereka dengan cara masing-masing," kata Lohan, kala itu.

"Bila itu terjadi kala itu, maka ungkaplah saat itu. Buat jadi fakta berupa laporan ke polisi," katanya.

[Gambas:Instagram]

"Saya sebal mengatakan ini, namun saya pikir ketika wanita berbicara [di depan umum] tentang ini [menjadi korban pelecehan], ini membuat mereka terlihat lemah padahal mereka wanita yang amat kuat," lanjutnya.

"Kalian menemukan para wanita yang mengaku ini, yang tidak tahu mereka itu siapa, yang melakukannya demi menarik perhatian. Itu terjadi." kata Lindsay Lohan kala itu.

ET mengatakan telah mencoba meminta tanggapan perwakilan Lindsay Lohan terkait permohonan maafnya tersebut, namun belum mendapatkan respons. (end)