Iwa K Nilai Perbedaan Pilihan Pilpres Diperlukan

Muhammad Andika Putra, CNN Indonesia | Kamis, 16/08/2018 15:56 WIB
Iwa K Nilai Perbedaan Pilihan Pilpres Diperlukan Menurut Iwa K, perbedaan pilihan untuk pilpres adalah hal yang wajar dan justru diperlukan untuk mendewasakan masyarakat Indonesia. (CNN Indonesia/Artho Viando)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rapper Iwa Kusuma alias Iwa K menyadari situasi jelang pemilihan presiden pada 2019 mendatang sudah mulai ramai, apalagi ketika bakal calon yang akan bertarung hanya dua pasang.

Perbedaan pilihan yang terjadi dalam masyarakat dipandang Iwa sebagai hal yang wajar dalam proses pembelajaran menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Jangan tiba-tiba ada perbedaan langsung nyolot dan merasa paling benar. Enggak apa-apa perbedaan, banyak latihan seperti ini biar makin dewasa menghadapi perbedaan," kata Iwa saat ditemui di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (16/8).

Iwa pun enggan menyebut kondisi perbedaan pilihan yang selama ini meramaikan jagat dunia maya sebagai situasi yang panas. "Bagaimana kita menyikapi aja kok, santai aja."



Ketika ditanya peluang memilih dalam pemilu mendatang, musisi 47 tahun ini mengaku akan memilih salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden bila ada kecocokan.

Namun pilihan itu akan ia jaga sendiri tanpa harus diumbar. Meski begitu, Iwa mengaku cocok dengan pemimpin Indonesia saat ini, Joko Widodo.

"Menurut gue sih, gue cocok sama yang sekarang, artinya ada di sini memang banyak yang tumbuh," kata Iwa.

"Kayak melihat anak tumbuh, sehat dan kita senang. Begitu pun ketika bangsa ini tubuhnya sehat kita juga senang, itu yang gua lihat," lanjutnya.


Walau terkesan sudah memiliki pilihan, Iwa mengaku tidak tertarik untuk ikut berkampanye untuk salah satu pasangan calon. Ia punya cara tersendiri untuk menyatakan keberpihakannya.

"Lebih ke ngobrol-ngobrol saja," kata Iwa. "Memang lebih sporadis saja. Artinya ketika ditanya suka siapa, ya gua jawab apa adanya."

Kontestasi pemilihan presiden Indonesia saat ini masih menunggu penetapan Komisi Pemilihan Umum terkait pasangan calon yang bakal bertarung di Pemilu 2019 mendatang.

Saat ini, terdapat dua bakal pasangan capres-cawapres, yaitu Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno. (end)