Lima Lagu Berisi Sisi Kelam Mac Miller

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 10/09/2018 21:51 WIB
Lima Lagu Berisi Sisi Kelam Mac Miller Mac Miller diketahui kerap meneriakkan sisi kelam hidupnya dalam sejumlah lagu. (AFP PHOTO / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / KEVIN WINTER)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rapper Mac Miller wafat di usia 26 tahun lalu akibat dugaan overdosis Jumat (7/9). Bila benar, Miller memang sejak dulu tak pernah menutupi kecanduan narkoba yang dialaminya.

Namun sejak 2014, mantan kekasih Ariana Grande ini menyelipkan curahan hati terkait pergumulannya menghadapi depresi dan ketidakbahagiaan melalui berbagai lagu. Berikut lima lagu Miller yang berisi kode sisi kelam hidupnya.


What Do You Do (2014)


Lirik dari lagu ini terang-terangan mengungkap kecanduan narkoba yang Miller hadapi. Secara eksplisit, Miller mengibaratkan dirinya sebagai pengguna narkoba.

Atas pergumulannya itu, ia menyamakan dirinya dengan Philip Seymour Hoffman, aktor legendaris AS yang juga meninggal di usia 46 tahun akibat kecanduan narkoba dan alkohol.

"A drug habit like Philip Hoffman will probably put me in a coffin," tulisnya dalam lirik.

Tak hanya itu, pria bernama asli Malcolm James McCormick ini juga mengaku kehidupannya sebagai rapper sangat membosankan.

[Gambas:Youtube]

Ave Maria (2014)

Dalam lirik lagu dari album Faces ini, pria kelahiran 1992 itu ingin melawan roh jahat dalam dirinya, tapi ia tak sanggup.

Lebih lanjut Miller bernyanyi, "And now the devil want to tear me to pieces,"

[Gambas:Youtube]


Grand Finale (2014)

Lagu dengan judulnya 'babak akhir' ini punya makna antara kisah melodrama yang menyenangkan atau tangisan yang sungguh-sungguh minta tolong.

Dalam liriknya, Miller mengisyaratkan perpisahan. Ia bahkan berkata bahwa dunia akan baik-baik saja tanpanya.

Kini lirik itu hanya bisa jadi tebak-tebakan yang tak terjawab. Grand Finale bisa berarti kenginan Miller untuk mengakhiri kariernya, atau seperti yang telah terjadi, mengakhiri hidupnya.

[Gambas:Youtube]

Weekend (2015)

Berkolaborasi dengan Miguel, Miller mengungkap kegundahannya dalam lagu dari album bertajuk GO:OD AM.

Pelantun lagu Donald Trump ini berbicara ia tak tahu apa yang membuat hidupnya berarti, sebab ia sudah begitu penat dengan hidupnya.

Tak hanya itu, nampaknya Miller masih bergumul dengan insomnia dan melawan 'setan' dalam dirinya. Kedua hal ini sebenarnya sudah disinggung dalam lirik Ave Maria (2014).

Namun, kali ini Miller juga memperlihatkan kehidupan percintaannya yang berantakan.

[Gambas:Youtube]


Self Care (2018)

Mac Miller dengan gamblang menyatakan kalau ia butuh seseorang untuk menyelamatkan hidupnya dari dirinya sendiri. Ia merasa sudah kehilangan akal sehat akibat segala hal yang terjadi dalam hidupnya.

Sepanjang lirik lagunya itu, disebutkan kata 'terlupakan' sebanyak 12 kali. Entah siapa yang dimaksud, namun pengulangan kata itu tampaknya punya makna tertentu dalam lagunya.

[Gambas:Youtube]

(tsy/end)