Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual, Drummer Sigur Ros Mundur

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 02/10/2018 21:05 WIB
Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual, Drummer Sigur Ros Mundur Menghadapi tuduhan pelecehan seksual, drummer Sigur Ros memutuskan keluar dari band-nya. (Foto: Frazer Harrison/Getty Images for Coachella/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Drummer Sigur Ros Orri Pall Dyrason mengundurkan diri setelah dituduh melakukan pelecehan seksual. Pernyataan itu ia sampaikan lewat tulisan yang diunggah melalui akun Facebook Sigur Ros.

"Saya berterima kasih kepada sahabat dan kerabat atas dukungan kalian. Saya merasa senang kalian percaya, meski ada tuduhan serius terhadap saya," tulis Dyrason.

Melansir NME, tuduhan pelecehan seksual muncul setelah seniman Megan Boyd mengunggah penjelasan di Instagram bahwa ia menjadi korban pelecehan Dyrason di Los Angeles, Amerika, pada 2013 lalu. Boyd menjelaskan saat itu tidur di ranjang yang sama dan tersadar telah dilecehkan Dyrason saat bangun.




Beberapa hari belakangan Dyrason mengaku tuduhan itu sebagai beban hidup. Beberapa orang mengatakan Dyrason benar melakukan pelecehan seksual dan ia tidak ingin berdebat dengan orang tersebut.

Musisi berusia 41 tahun ini meminta orang-orang tidak menyeret keluarganya, terutama istri, dalam masalah ini. Ia juga meminta semua orang tetap tenang agar tak terbelah menjadi dua pihak.

"Ini bukan pengadilan, ini hanya pernyataan Megan yang menuduh saya di internet. Perkataan keras dan provokatif tidak disukai siapa pun, baik saya atau pun dia," tulis Dyrason.

Dyrason melanjutkan, "Mengingat skala masalah ini, saya memutuskan keluar dari Sigur Ros. Ini keputusan yang sulit bagi saya, tapi saya tidak bisa membiarkan tuduhan ini mempengaruhi band, pekerjaan penting dan indah yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir. Pekerjaan yang sangat saya cintai."



Dyrason mengatakan ia akan melakukan apa pun untuk keluar dari permasalahan ini. Ia tidak akan menganggap permasalahan dengan Megan sebagai pertarungan karena menghormati orang-orang yang benar-benar mengalami kekerasan seksual.



Pernyataan Dyrason langsung direspon oleh band yang terbentuk sejak 1994 itu. Mereka juga memberikan keterangan lewat Facebook.

"Di belakang tuduhan sangat serius dan pribadi yang dilakukan terhadap dia dalam beberapa hari ini, kami hari ini menerima pengunduran diri dari rekan kami Orri Páll Dyrason untuk memungkinkan dia menangani masalah ini secara pribadi," tulis vokalis Jonsi Birgisson dan basis Georg Holm.

(adp/rea)