Jadi Pria di 'Suspiria', Aktris Inggris Pakai Kemaluan Palsu

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 12/10/2018 00:54 WIB
Jadi Pria di 'Suspiria', Aktris Inggris Pakai Kemaluan Palsu Demi tampil maksimal di film horor 'Suspiria', aktris Inggris Tilda Swinton menggunakan alat kelamin pria palsu untuk dikenakan selama syuting. (Dok. Tilda Swinton)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aktris kawakan Inggris Tilda Swinton mendalami habis-habisan peran di film horor terbarunya, 'Suspiria'.

Bukan hanya satu karakter, Swinton merangkap menjadi pria berusia 82 tahun bernama Josef Klemperer yang berprofesi sebagai psikoanalis.

Demi tampil semirip mungkin dengan perawakan pria uzur itu, Swinton meminta penata rias Marc Coulier untuk membuat satu set alat kelamin pria untuk dikenakannya.


"Dia benar meminta kami membuat penis dan zakar," kata Coulier kepada The New York Times, mengisahkan perintah Swinton.


"Dia mengenakan replika alat kelamin yang bagus dan cukup berat ini sehingga dia bisa 'merasakan' replika itu di antara pahanya. Dan dia berhasil menggunakannya," kata Coulier.

Selain penis, Coulier juga menciptakan prostetik wajah dan rahang untuk Swinton. Penata rias asal Inggris itu menyebut wajah Swinton yang maskulin memudahkan dirinya untuk semakin terlihat bak lelaki.

Tilda Swinton dalam film 'Suspiria'. Tilda Swinton dalam film 'Suspiria'. (Dok. Amazon Studios via Youtube)

Selama proses syuting, pemeran Ancient One dalam film 'Doctor Strange' itu diminta sang sutradara Luca Guadagnino untuk membuat identitas palsu Klemperer dengan nama aktor baru Lutz Ebersdorf.

Kala dirinya mendalami karakter itu, Swinton lebih suka dipanggil sebagai 'Lutz' saat di lokasi syuting ketimbang nama aslinya.


Identitas palsu itu bahkan ampuh mengibuli para pemain dan kru dari film, sampai-sampai mereka menelusuri internet untuk mencari siapa Lutz Ebersdorf sebenarnya.

Meski sudah sukses menipu beberapa orang, Swinton mengaku masih punya penyesalan. Tadinya, ia mau meneruskan kebohongannya itu hingga film itu dirilis.

"Sejujurnya mimpi saya adalah kami tidak pernah memberi tahu soal pertanyaan (mengenai identitas Ebersdorf) sama sekali. Ide awal saya yaitu Lutz meninggal di tengah proses syuting, dan obituarinya akan dicantumkan di kredit akhir film," kata wanita bertinggi 185 sentimeter ini.

[Gambas:Youtube]

Meski sempat punya rencana 'licik' itu, Swinton menyebut ia tidak bermaksud membohongi banyak orang.

"Maksud saya bukan untuk membodohi siapapun, melainkan berkat Marc Coulier yang jenius. Tujuan awal kami adalah akan ada sesuatu yang belum terselesaikan tentang identitas Klemperer," katanya, dikutip dari People. (tsy/end)