Melly Goeslaw Pernah Bawa Aki di Balik Baju demi Nyentrik

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 14/10/2018 20:37 WIB
Melly Goeslaw Pernah Bawa Aki di Balik Baju demi Nyentrik Melly Goeslaw mengakui memang sudah punya selera berpakaian 'aneh' sejak dulu. ( Detikcom/Hanif Hawari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Melly Goeslaw salah satu musisi yang gampang dikenal. Bukan hanya dari musiknya yang unik, tapi dandanannya di atas panggung juga nyentrik.

Melly mengakui dirinya memang sudah 'aneh' sejak dahulu kala. Ia selalu mencari cara baru mengekspresikan diri melalui seni berbusana demi mendukung penampilan panggungnya.

Inspirasi gaya nyentrik perempuan kelahiran 44 tahun silam ini datang dari penyanyi asal Islandia, Björk. Musisi yang pakaiannya 'tak pernah aman' itu membuat Melly tak gentar mengeksplorasi busana yang ia pakai dari segi warna, bentuk, dan bahan.



"Ada yang nyaman dan enggak. Pas di desain gampang, ternyata ribet. Saya pernah bawa aki karena zaman dulu kan kuno, baju lampu yang bawahnya aki. Kalau sekarang sudah canggih pakai baterai," kata Melly kepada CNNIndonesia di kediamannya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.

Bagi seorang Melly Goeslaw, gaya busana merupakan sebuah identitas. Hal ini menjadi esensial untuk dapat menyuratkan jati diri kepada masyarakat. Entah berupa warna-warna yang bertabrakan, ornamen megah, hingga memadukan motif sembarang.

"Fashion itu ya saya. Jadi kalau orang itu seperti apa bisa lihat fashion-nya. Pasti orangnya kayak gitu, mencirikan orang tersebut," ujarnya 

Sejak duduk di bangku SMA, pelantun lagu 'Gantung' itu memang kerap bergaya unik. Mulai dari mengecat rambut hingga memakai pensil alis berwarna mencolok menjadi rentetan sisi nyentrik seorang Melly Goeslaw.


"Dari SMA saya sudah cat rambut, jadi satu sekolahan yang rambutnya berwarna saya doang. Zaman dulu tuh pakai pensil alis coklat atau hitam, saya kadang pakai warna hijau," tutur Melly mengenang.

Perbedaan selera ini sempat membuat Melly mendapatkan komentar sinis hingga tindakan perundungan dari senior di sekolahnya. Namun untungnya, pekerjaannya sebagai seorang penyanyi dan segudang prestasi yang menyertainya membuat pihak sekolah seakan memaklumi hal tersebut.

"Itu bukan diomelin lagi, tapi di-bully sama kakak kelas. Ya sekolah sangat mendukung yang berprestasi, jadi karena saya penyanyi, enggak apa-apa," ucapnya.

[Gambas:Instagram] (dna/rea)