Sutradara Ungkap Produksi 'Dilan 1991' Dibarengi Film 'Milea'

CNN Indonesia | Selasa, 30/10/2018 14:29 WIB
Sutradara Ungkap Produksi 'Dilan 1991' Dibarengi Film 'Milea' Sang sutradara menjelaskan bahwa syuting 'Dilan 1991' akan berjalan dibarengi oleh syuting 'Milea' untuk alasan tertentu. (Foto: Dok- Falcon Pictures)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sutradara Fajar Bustomy mengaku telah siap untuk memulai proses syuting sekuel film Dilan pada awal November mendatang. Ia turut mengungkapkan bahwa pada produksi kali ini bakal dilakukan untuk dua film sekaligus yakni Dilan 1991 dan Milea.

Kontinuitas cerita yang diadaptasi dari buku trilogi karya Pidi Baiq itu menjadi alasan utama Fajar dan tim produksi melakukan penggarapan dua film sekaligus.

"Kalau baca bukunya Dilan, dari yang 'Dilan, Dia adalah Dilanku 1990', kemudian 'Dilan, Dia adalah Dilanku 1991', dan 'Milea, Suara dari Dilan', itu peristiwanya barengan. Bahkan buku pertama dan keduanya rentang waktunya hanya beberapa hari bahkan jam," kata Fajar kepada CNNIndonesia.com saat ditemui usai jumpa pers di Bandung, Senin (29/10).


"Di buku yang '1990' itu akhirnya mereka naik motor setelah berpacaran, dan nanti awal yang '1991' itu dia sampai rumah setelah naik motor bareng," lanjutnya.



Atas dasar kontinuitas itu pula, Fajar mengatakan ia melihat banyak perubahan khususnya terkait fisik para pemain, dibandingkan dari film pertama. Dia tak ingin penonton merasakan banyak perbedaan kala menyaksikan kelanjutan kisah asmara sepasang remaja SMA itu.

"Anak-anak ini, Iqbaal, Vanesha, dan lainnya cepat sekali berubahnya. Sekarang saja Iqbaal harus kurusin 12 kilogram. Jadi alasan sebenarnya untuk menjaga kontinuitas, biar rasanya tetap SMA, kalau produksi [film ketiga] ditunda, perubahannya mungkin lebih banyak lagi," tutur Fajar.

Nantinya, kata Fajar, cerita dalam film Dilan 1991 akan berfokus tentang bagaimana Dilan dan Milea menjalani sebuah hubungan dan mempertahankannya. Sementara pada film Milea, kisahnya akan diambil dari sudut pandang Dilan dengan menampilkan hal-hal yang tak diceritakan di dua film sebelumnya.

Meski pengambilan gambar akan dilakukan dalam waktu bersamaan, menurut Fajar ia tetap menyelesaikan film itu satu-persatu.

"Saya buat skenario satu-persatu, jadi begitu selesai dan puas dengan '1991' baru fokus ke 'Milea'. Filmnya juga begitu, tapi memang ada scene-nya yang sama, hanya sudut pandang yang berbeda. Mungkin yang seperti itu yang diambil barengan," ujarnya.



Pada produksi dua film ini, ia pun mengatakan masih akan berkolaborasi dengan Pidi Baiq sebagai sang empunya cerita. Pidi bakal terlibat untuk menjaga dan memberi masukan-masukan yang terkait dengan benang merah cerita.

Perihal jadwal rilisnya, menurut Fajar ia menyerahkan kuasa itu pada pihak Max Pictures, rumah produksi yang menaungi proyek Dilan.

Dilan 1991 masih akan dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan, Vanesha Prescilla, Happy Salma, Ira Wibowo, Farhan, Giulio Parengkuan, Zara 'JKT48', serta Yoriko Angeline. Kehadiran wajah baru pun bakal meramaikan Dilan 1991, seperti Bucek Depp yang akan muncul sebagai ayah Dilan dan Maudy Koesnaedy sebagai Tante Anis.

Seri kedua film Dilan ini direncanakan tayang pada 2019. (agn/rea)