Etos Kerja Meghan Markle Bikin Staf Istana 'Tak Nyaman'

CNN Indonesia | Selasa, 20/11/2018 19:05 WIB
Etos Kerja Meghan Markle Bikin Staf Istana 'Tak Nyaman' Meghan Markle disebut kerap 'terlalu bersemangat' menjadi bagian dari keluarga kerajaan Inggris. (Foto: Chris Jackson/Pool via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Meghan Markle beradaptasi begitu cepat dalam kehidupan barunya. Istri Pangeran Harry ini disebut sangat bersemangat mengenai pekerjaan barunya.

Namun ketika etos kerja Markle dipuji sedemikian rupa, ternyata hal itu juga membuat staf Istana Kensington merasa tak nyaman.

"Para staf istana belum pernah mengalami hal semacam ini, ketika etos kerja Meghan yang hebat terasa begitu mengontrol dan ide-ide tak henti-hentinya mengalir mengenai peran barunya," ujar sebuah sumber dalam, dilansir dari Ace Showbiz.



Disebutkan oleh pihak publikasi istana, Duchess of Sussex itu akan bangun pada pukul lima pagi setiap hari, sebelum membanjiri stafnya dengan ide-ide baru dalam enam sampai tujuh teks. 

Para staf disebutkan memahami bahwa Markle hanya merasa sangat antusias, namun 'semangat West Coast-nya' membuat beberapa orang dengan etos kerja lebih formal merasa sedikit tak nyaman.

Sejak bergabung dengan keluarga kerajaan, mantan aktris itu telah melakukan sejumlah misi 'terselubung' menemui orang-orang Inggris, kebanyakan berkaitan dengan pertunangannya yang saat itu telah dipublikasikan.

Meghan Markle kala mendampingi suaminya dalam kunjungan kenegaraan ke Australia.Foto: Paul Edwards/Pool via Reuters
Meghan Markle kala mendampingi suaminya dalam kunjungan kenegaraan ke Australia.

Di tengah kabar kehamilan mudanya baru-baru ini, Markle pun tetap menyelesaikan tur kenegaraan mendampingi suaminya ke Australia, Fiji dan Selandia Baru.

Sebuah sumber dalam juga menyebutkan asisten pribadi Markle mengundurkan diri hanya enam bulan sebelum wanita 37 tahun tersebut bergabung dalam monarki Inggris. Asisten yang diduga bernama Melissa itu disebut 'sangat bertalenta'.

"Dia [Melissa] memegang peranan penting di pernikahan Markle dan pasti dirindukan siapapun," ujar sumber tersebut.

Terkait laporan ini, pihak istana menolak memberi komentar. (rea)