Hyoyeon 'SNSD' Ingin Mulai Debut DJ di Prancis

tsy & , CNN Indonesia | Senin, 19/11/2018 07:25 WIB
Hyoyeon 'SNSD' Ingin Mulai Debut DJ di Prancis Hyoyeon menyatakan minatnya menekuni dunia turntable. (Foto: Screenshot via Instagram/@watasiwahyo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Personel girlband Korea Selatan Girls Generation, Hyoyeon banting setir jadi disjoki untuk karier solonya.

Bermula dari Perancis, pentolan penari SNSD ini mulai melirik dunia piringan hitam.

"Saya melihat seorang DJ di sana dan mulai tertarik dengan DJ. Saya pertama kali mulai menggunakan mesin dan hal-hal lain secara profesional sambil memproduksi 'Sober'. Saya pikir itu sudah satu atau dua tahun sejak saya benar-benar mulai mencoba DJ. Saya berlatih hampir setiap hari," ceritanya kepada stasiun radio BC FM4U, dilansir dari Soompi.


Diakui Hyeyeon, ia sudah mantap memilih Perancis sebagai ladang debutnya karena dirinya merasa punya banyak fans di sana.



"Saya juga memantau diri saya sendiri. Sorak-sorai (untuk Hyoyeon) lebih nyaring dibandingkan ke anggota lain. Jadi saya berpikir, 'Ini dia. Ini adalah tempat berikutnya sebagai debut saya'," tuturnya yakin.

"Saya pikir mereka menyukai penampilan saya. Saya harus pergi ke Perancis lagi," tambahnya.

Lebih lanjut, wanita yang kini dipanggil 'DJ Hyo' itu menyadari harus belajar memainkan piringan hitam itu dengan giat agar kemampuannya membaik.

"Saya bukan murid teladan, tetapi saya tahu bahwa saya harus rajin. Jika kamu membeli semua peralatan, kamu perlu sebuah speaker. Jika kamu membeli speaker, kamu membutuhkan sebuah studio. Untungnya, SM menyediakan tempat yang bisa saya datangi dan latih. Jadi saya pergi ke sana setiap hari," jelasnya.



Meski kini sudah bisa berdiri sendiri, Hyoyeon tidak melupakan para personel girlband yang membesarkan namanya itu. Walau awalnya canggung mengungkapkan rasa cinta kepada para sahabat yang bersamanya sejak 2007 silam, dirinya mengaku waktu telah mengubahnya menjadi pribadi yang lebih lembut.

"Dulu saya tidak pernah bisa mengatakan, 'saya cinta kamu' kepada anggota lain. Tiffany adalah orang yang bisa mengungkapkan perasaannya dengan sangat baik. Kami semua telah berubah karena kami sudah bersama begitu lama," ungkapnya.

"Kini, saya dapat mengatakan 'aku mencintaimu' bahkan dalam obrolan grup kami. Saya tidak bisa sebelumnya, tetapi sekarang saya bisa. Saya selalu berterima kasih untuk anggota saya, karena tidak mudah menghabiskan 10 tahun bersama. Kami bahkan menangis ketika kami sedang makan," curhatnya. (rea)