5 Fakta Tersembunyi Film 'The Lion King'

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 27/11/2018 16:26 WIB
5 Fakta Tersembunyi Film 'The Lion King' Film animasi ini ternyata mempunyai beberapa fakta tersembunyi. (Foto: Dok. Disney)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tak dapat dielakkan, film The Lion King wajib masuk dalam daftar kisah klasik Disney yang pesonanya tak habis dimakan zaman.

Kisah dramatis perjuangan seekor singa bernama Simba menemukan jati diri sebagai sosok pemimpin layaknya sang ayah, Mufasa, menjadi cerita yang selalu terkunci di ingatan. Lewat kisahnya yang menyentuh, animasi yang disutradarai oleh Roger Allers dan Rob Minko ini menjadi salah satu film paling sukses dengan meraih total pendapatan US$783.841.776 atau setara dengan Rp11 triliun.

Saking suksesnya, film ini akan kembali menghiasi layar lebar dengan kemasan teknologi animasi yang lebih mutakhir pada Juli 2019 mendatang.


Namun di balik kisah haru yang menghangatkan hati, ada berbagai fakta tersembunyi yang mungkin belum banyak diketahui para penonton setia Disney. Berikut lima fakta unik film The Lion King.


Erangan asli
Untuk bisa terdengar otentik, pengisi suara Simba muda, Jonathan Taylor Thomas, ternyata benar dipukul tanpa rekayasa. Aktor yang sudah lama tak terdengar kabarnya ini harus dipukuli dengan ringan di bagian belakang untuk bisa mendapatkan erangan Simba kala meluncur di bawah tulang punggung gajah dalam adegan makam gajah.

Arti nama
Beberapa nama karakter di film ini memang terdengar unik hingga terkesan dibuat-buat. Namun nyatanya, nama-nama karakter ini diambil dari bahasa Swahili.

'Simba' berarti singa atau prajurit yang berani, kemudian 'Rafiki' sang penasehat berarti sahabat. 'Pumbaa' berarti bodoh, malas, atau ceroboh, lalu 'Sarabi' dapat diartikan sebagai sebuah ilusi atau khayalan.

Rafiki yang adalah 'sahabat' keluarga Mufasa (ayah Simba).Foto: dok Disney Music VEVO
Rafiki yang adalah 'sahabat' keluarga Mufasa (ayah Simba).

Simbol tersembunyi
Dalam sebuah adegan Simba, Timon dan Pumba berbaring di rumput dan membahas bintang, ketika tiba-tiba Simba jatuh dan menyebabkan debu beterbangan. Jika diperhatikan secara saksama, ada huruf SFX (special effects) yang terselip di butiran debu terbang tersebut.

Singkatan tersebut ternyata memang sengaja ditempatkan di sana oleh tim efek khusus.

Adegan pembuka ikonik
Film animasi ini tadinya direncanakan dibuka dengan adegan penuh dialog. Namun, hal ini langsung berubah kala sang produser dan animator mendengar komposisi musik Hans Zimmer bertajuk Circle of Life.

Mereka sangat terkesan dan langsung menjadikan lagu ini sebagai adegan pembuka film The Lion King yang hingga sekarang sangat lekat di telinga dan mata.

Sebuah adegan pembuka yang mengesankan dari 'The Lion King'.Foto: dok Disney Music VEVO
Sebuah adegan pembuka yang mengesankan dari 'The Lion King'.

Judul awal
Awalnya, film The Lion King hendak diberikan judul King of the Jungle. Namun, Disney mengubah judul ini karena mereka sadar bahwa singa tidak hidup di hutan.

Dengan begitu, Disney mencari judul lain dan yang paling tepat adalah The Lion King. (dna/rea)