"Bang koq aye gak dapet callingan [panggilan syuting]," tulis Iko.
Itu langsung dibalas oleh Rano. "Ngimpi abang ajak Iko. Sumpah ada di benak Si Doel kecil belajar silat guru silatnye Iko Uwais," demikian Rano membalas komentar dari Iko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin terjadi untuk film berikutnya, saya harapkan dia sebagai guru silat. Kan ada karakter Dul kecil dan Abi [keponakan Doel]. Iko bisa perkenalkan budaya Indonesia melalui pencak sikat," kata Rano di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (12/12).
Rano mengaku memiliki hubungan baik dengan Iko yang kerap berkomunikasi lewat media sosial. Ia tahu bahwa Iko adalah penggemar cerita Si Doel dan sempat memberi dukungan saat tidak bisa hadir pemutaran perdana film Si Doel The Movie.
Balas komentar Iko Uwais dan Rano Karno. (Screenshot via Instagram/@si.rano) |
Nama Iko mulai dikenal sejak membintangi film Merantau (2009). Dalam film itu ia menjadi pemeran utama yang pandai silat. Setelah itu, Iko lanjut membintangi The Raid (2011) dan The Raid: Redemption (2014).
Sejak itu ia dikenal secara internasional. Ia bahkan tampil di Star Wars: The Force Awakens (2015) bersama Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman. Belakangan ia membintangi film Hollywood Mile 22 bersama Mark Wahlberg. (adp/rsa)
Balas komentar Iko Uwais dan Rano Karno. (Screenshot via Instagram/@si.rano)