Barasuara Batal Rilis Album Tahun Ini

Tim, CNN Indonesia | Senin, 17/12/2018 16:35 WIB
Barasuara Batal Rilis Album Tahun Ini Membutuhkan waktu lebih panjang dari yang diperkirakan, Barasuara memutuskan menunda rilis album. (Foto: Dok. Barasuara)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rencana Barasuara merilis album akhir tahun ini batal. Mereka masih harus menjalani beberapa proses untuk merampungkan lagu yang akan masik dalam album.

"Ada dua sampai tiga lagu terakhir yang harus diselesaikan. Jadi rilis awal tahun depan, soalnya progress-nya tinggal sedikit lagi," kata vokalis sekaligus gitaris Iga Massardi di Lapangan Sunburst, BSD City, Tangerang Selatan, Minggu (16/12).

Iga tidak menjelaskan secara rinci lagu apa dan sampai tahap apa proses lagu yang belum selesai. Ia hanya mengatakan telah merekam beberapa lagu terakhir dan sedikit menambahkan lirik.



Dalam kesempatan yang sama, basis Gerald Situmorang mengatakan memang album kedua membutuhkan proses kreatif lebih panjang dari yang direncanakan sebelumnya. Mau tak mau mereka batal merilis album tahun ini.

"Rata-rata semua instrumental sudah take (direkam)," kata Gerald.

Lebih lanjut, Iga menjelaskan sudah mendapat judul album yang akan rilis. Album tersebut akan mengandung sembilan lagi, salah satunya adalah Guna Manusia yang dirilis September lalu.

Sejak pertengahan tahun ini Barasuara sering tampil membawakan lagu baru saat tampil. Beberapa di antaranya adalah Seribu Racun, Masa Mesias Mesias, Pikiran dan Perjalanan, Tentukan Arah, Samara dan Tirai Cahaya.


Pada beberapa kesempatan Iga mengatakan lagu tersebut akan masuk dalam album baru. Mengacu pada lagu Guna Manusia, kemungkinan besar lagu-lagu dalam album terbaru akan banyak bunyi-bunyian elektronik dari synthesizer.

Sepanjang karier bermusik, Barasuara telah merilis satu album bertajuk Taifun (2015). Setelah merilis album mereka mengadakan konser di Rossi Musik, Fatmawati, Jakarta Selatan.

"Kalau pesta perilisan dan konser (album kedua) masih direncanakan. Yang penting album kelar baru bisa ngomong lebih tentang itu," kata Iga. (adp/rea)