Drummer Seventeen Dipastikan Meninggal Dunia Akibat Tsunami

CNN Indonesia | Senin, 24/12/2018 16:38 WIB
Drummer Seventeen Dipastikan Meninggal Dunia Akibat Tsunami Drummer Band Seventeen Andi Darmawan dipastikan meninggal dunia usai terkena musibah tsunami Selat Sunda. (Detikcom/Muhammad Ridho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penggebuk drum band Seventeen Windu Andi Darmawan atau yang dikenal Andi dipastikan meninggal dunia setelah sempat hilang sejak bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi Sabtu (22/12) malam lalu. Kabar itu dikonfirmasi oleh mantan personel band Seventeen Yudhi Rus Harjanto melalui sebuah video di Instagram.

"Assalamualaikum, saya mau menginformasikan satu jenazah lagi dari sahabat kita yang bernama mas Windu Andi Darmawan, drummer-nya Seventeen dipastikan meninggal dunia. Sekarang [jenazah] berada di rumah sakit, mohon doanya dan mudah-mudahan keluarganya diberi ketabahan," demikian pernyataan Yudhi dalam video itu.


Lebih lanjut, ia turut mengatakan bahwa kini kerabat dari band Seventeen yang masih menjadi korban hilang yakni Dylan Sahara, istri sang vokalis Riefian Fajarsyah atau Ifan.


"Tinggal mbak Dylan yang belum bertemu, apabila warga dan teman-teman yang melihat di sekitaran mohon informasikan kepada kami," tambahnya.

[Gambas:Instagram]

Kabar meninggal dunianya Andi menjadikan Ifan sebagai satu-satu anggota band Seventeen yang tersisa dan selamat dari bencana. Sebelumnya, dua personel lain Herman Sikumbang (gitaris) dan M. Awal Purbani (pemetik bas) telah dipastikan meninggal dunia setelah band Seventeen menjadi korban atas bencana tsunami di Selat Sunda kala tampil di kawasan Tanjung Lesung untuk memeriahkan acara gathering perusahaan PLN.

Selain dua personel, dua orang kru dari grup yang terbentuk sejak 1999 ini juga menjadi korban meninggal dunia. Kini keempatnya telah dimakamkan di tempat mereka berasal.

[Gambas:Instagram]

(agn/DAL)