Gitaris Seventeen Dimakamkan di Belakang Rumah Orang Tua

CNN Indonesia | Senin, 24/12/2018 22:57 WIB
Gitaris Seventeen Dimakamkan di Belakang Rumah Orang Tua Grup Band Seventeen. (Detikcom/Muhammad Ridho)
Maluku Utara, CNN Indonesia -- Gitaris band Seventeen Herman Sikumbang, yang merupakan salah satu korban tewas tsunami di wilayah Banten akhirnya dimakamkan pada Senin (24/12).

Herman dikebumikan di kampung halamannya Kelurahan Tomagoba, Kota Tidore, Maluku Utara. Pemakaman dilakukan di halaman belakang rumah orangtuanya.

Sang istri Juliana Moechtar dan dua anak mereka ikut mengantarkan ke tempat peristirahatan terakhir. Ribuan warga juga ikut melayat ke pemakaman tersebut.


Juliana tampak begitu terpukul dengan kepergian sang suami. Matanya sembap. Ia bergantian memeluk anak-anaknya sepanjang pemakaman.
[Gambas:Instagram]
Ayah kandung Herman Syahril Sikumbang menuturkan, semasa hidupnya mendiang Herman tak pernah menyusahkan keluarga. Anak kedua dari empat bersaudara itu selalu membantu keluarga yang kesusahan.

"Saya terakhir komunikasi sama dia sekitar seminggu lalu. Kalau sama ibunya tiga hari lalu. Tanya kabar," ungkapnya di sela prosesi pemakaman.


Herman menjadi anggota Seventeen kedua yang dikonfirmasi meninggal dunia. Sang basist, Bani, sudah lebih dulu ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Sementara drummer Andi dikonfirmasi paling belakangan.

Vokalis Seventeen Riefian Fajarsyah yang merupakan satu-satunya personel tersisa, menyampaikan ucapan perpisahan dari Grup Band Seventeen lewat akun Instagramnya. Pria yang akrab dipanggil Ifan ini juga harus kehilangan sang istri, Dylan Sahara, dalam tragedi Sabtu (22/12) malam tersebut.

[Gambas:Instagram] (syr)