Story of Yanxi Palace merupakan seri hit yang tayang di layanan streaming bernama iQiyi.
Cerita tentang Wei Yingluo, seorang pelayan pada era 1700-an yang bekerja di Istana Kaisar Qianlong dan menyelidiki kematian saudara perempuannya itu sudah ditonton lebih dari 15 miliar kali. Data Google menunjukkan bahwa pertunjukan ini begitu populer di wilayah seperti Singapura, Malaysia, Brunei, Hong Kong, serta China sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Nicki Minaj Isi Suara Film 'Angry Birds 2' |
Di China, akses ke Google terbatas karena disensor. Warganya pun terdeteksi lebih banyak menggunakan mesin pencari Baidu.
Kesuksesan Story of Yanxi Palace, dilaporkan Independent, karena kurangnya campur tangan pemerintah pada alur cerita. Serial yang didistribusikan melalui platform online pun mendapat sensor yang lebih sedikit daripada yang disiarkan melalui saluran TV tradisional.
Salah seorang pemeran serial tersebut, Lawrence Wong mengatakan bahwa kesuksesan besar serial ini juga didapat dari kesetiaan masyarakat keturunan China pada sejarah bangsanya, meski mereka tak tinggal di Negeri Tirai Bambu itu.
"Saya pikir drama sejarah sangat populer di China karena mereka mempertahankan budaya China yang relevan dengan banyak orang Tiongkok. Bukan hanya orang Tionghoa dari China asli, tetapi orang Tionghoa di seluruh dunia. Ketika mereka menonton drama atau film sejarah, mereka merasa seperti, 'Oh itu budaya saya.' Itu sesuatu yang kami semua hargai," ucapnya kepada ABC Australia.
[Gambas:Youtube] (agn/rsa)