Sia Sebut Sutradarai Proyek Musikal di 2019

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 28/12/2018 15:55 WIB
Sia Sebut Sutradarai Proyek Musikal di 2019 2018 menjadi tahun sibuk untuk Sia Furler. (Foto: REUTERS/Kevork Djansezian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyanyi yang kerap berpenampilan unik, Sia mengungkapkan dirinya akan merilis album sekaligus menulis dan menyutradarai sebuah proyek musikal.

Di akun Twitter, seorang penggemar menanyakan karya terbaru pelantun 'Elastic Heart' itu. "Tolong jawab saya, Sayang. Kapan kami mendapatkan musik baru (apakah di 2019 atau lebih lama lagi)?" tanya akun @singformybardi.

"Tahun depan saya akan merilis sebuah album dan proyek musikal yang saya tulis dan sutradarai sendiri. Banyak kesenangan akan datang!" jawab Sia.





Berasal dari Australia, Sia populer melalui 'Chandelier' yang rilis pada 2014. Namun jauh sebelum itu, ia telah menulis lagu-lagu hit untuk Beyonce, Christina Aguilera, sampai Rihanna. Karier belakang layar ini masih ditambah oleh yang ditulisnya untuk album pengiring berbagai film.

Sia tercatat telah mempunyai delapan album solo sejak Only See (1997) sampai This Is Acting (2016) dan yang terbaru, Everyday Is Christmas (2017). Dalam This Is Acting, ia menyanyikan lagu-lagu yang tidak jadi dipakai oleh Adele, Beyonce dan Rihanna. Album ini mendapat banyak respons positif.

2018 menjadi tahun sibuk untuk wanita 43 tahun ini. Ia bergabung dengan Diplo dan Labrinth dalam supergrup LSD yang telah melepas mini album Mountains, bekerja bersama penyanyi veteran Dolly Parton untuk lagu 'Here I Am' sebagai pengisi film 'Dumplin', berkontribusi dalam album pengiring film 'Vox Lux', serta merilis single solo 'I'm Still Here'.


Dunia akting pun bukan hal baru untuk Sia, yang pernah muncul dalam salah satu episode serial drama Australia, 'Home and Away' pada 1997. Pada 2017 lalu, ia mengisi suara untuk peran Songbird Serenade dalam film 'Annie', dan tahun ini, kembali mengulangi peran sebagai pengisi suara untuk film 'Peter Rabbit' dan 'Charming'.

Beberapa tahun lalu, dalam salah satu episode Saturday Night Live, Sia berjumpa dengan Donald Trump yang saat itu menjadi pembawa acaranya.

Melansir NME, ia menuturkan bahwa di belakang panggung, Trump meminta untuk berfoto bersama. Dengan lugas, Sia menolak permintaan itu.

"Apakah Anda keberatan jika kita tak melakukannya? Banyak penggemar saya yang aneh dan juga orang-orang Meksiko, dan saya tak ingin mereka berpikir saya mendukung cara pandang Anda," kata Sia kepada Trump kala itu. (nda/rea)