Jennifer Lawrence Pernah 'Paksa' Wanita Asing untuk BAB

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 02/01/2019 08:09 WIB
Jennifer Lawrence Pernah 'Paksa' Wanita Asing untuk BAB Jennifer Lawrence dikenal tak pernah segan menceritakan pengalaman memalukannya. (Foto: Phil McCarten)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jennifer Lawrence mungkin salah satu aktris Hollywood tercuek. Ia tak pernah malu menceritakan momen-momen yang bagi pesohor lain takkan dibagi pada publik.

Dalam program The Howard Stern Show baru-baru ini, ia tak segan menuturkan pengalamannya mengisap ganja di pesta ulang tahun Ellen DeGeneres.

Menurut Lawrence, saat itu ia hendak meninggalkan acara. "Saya pergi keluar untuk melihat mobil saya [apakah sudah siap], dan mobil belum siap menjemput, jadi saya merokok ganja bersama beberapa rapper," katanya.


"Tetapi ganja mereka 'berbeda'. Jadi saya memasuki semesta baru," lanjutnya.


Setelah selesai, aktris Passengers itu pergi hendak ke kamar mandi. "Saya beranjak ke pintu toilet. Ada seorang wanita di situ, dia seperti 'tidak tidak tidak, silakan, kau duluan'. Saya bilang padanya, 'Anda duluan di sini. Silakan', dan dia tetap menyuruh saya memakai toilet," ucap Lawrence.

Situasi mulai terasa aneh karena tiba-tiba Lawrence berpikir wanita tersebut punya urusan lain yang lebih penting daripada dirinya. "Saya berdiri di pintu dan saya pikir, wanita tadi akan BAB. Wanita malang itu harus segera BAB. Jadi saya keluar lagi dan menghampirinya, saya katakan 'ayolah, Anda harus BAB'. Dia menjawab, 'tidak. Saya tidak tahu mengapa Anda bilang begitu',"

Saat itulah petugas keamanan menengahi keduanya karena aktris 28 tahun tersebut tetap bersikeras wanita tadi harus BAB. "Tiba-tiba, petugas keamanan memegangi saya karena saya tak sadar saya telah mencengkeram bahu wanita itu, mengguncangkannya dan berteriak 'Anda harus BAB! Anda harus BAB!'."

Petugas keamanan yang ternyata telah mengamati peristiwa tersebut sejak awal tidak menganggap Lawrence sebagai ancaman, karena ia terus-menerus tertawa.


"Si petugas tertawa begitu keras karena dia mendengar semua percakapan kami. Dia berkata padaku, 'Anda tak bisa mencengkeramnya [wanita itu]. Tetapi saya setuju. Dia harus BAB.' Kami mulai tertawa berdua sampai terduduk di lantai, dan wanita tadi mulai tertawa juga," kata Lawrence.

Ikut tertawa mendengar cerita Lawrence, pembawa acara Howard lantas bertanya jika wanita yang berinteraksi dengannya adalah seorang bintang juga.

Lawrence membantahnya, namun lebih karena ia tak ingat. "Saya harus menemukan wanita itu lagi. Saya harus minta maaf," katanya. (rea)